Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Juni 2018 | 09.09 WIB

Juanda Resmi Beroperasi 24 Jam Nonstop

GM AP 1 Juanda Heru Prasetyo (kiri) didampingi Kepala Seksi Komunikasi dan Legal AP 1 Juanda Yuristo Ardhi Hanggoro meninjau Posko Monitoring Angkutan Udara, Terminal 2 Bandara Juanda Rabu (6/6). - Image

GM AP 1 Juanda Heru Prasetyo (kiri) didampingi Kepala Seksi Komunikasi dan Legal AP 1 Juanda Yuristo Ardhi Hanggoro meninjau Posko Monitoring Angkutan Udara, Terminal 2 Bandara Juanda Rabu (6/6).

JawaPos.com - Bandara Internasional Juanda menyatakan kesiapannya menyambut angkutan Lebaran. Bandara tersibuk di wilayah Indonesia Timur itu resmi beroperasi 24 jam nonstop. 


Komandan Pangkalan Udara TNI-AL (Lanudal) Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana mengatakan, ada tambahan 6 jam dibanding hari biasa yang hanya 18 jam. Pelayanan 24 jam nonstop akan dimulai Kamis (7/6) hingga H+8 atau Minggu (24/6). 


Selain itu, lanjutnya, kesiapan pelayanan tersebut juga ditandai dengan adanya kegiatan Apel Posko Angkutan Lebaran 2018. "Jangan jadikan momen ini sebagai hal yang rutin atau rutinitas semata,'' kata Bayu di bandara Juanda, Rabu (6/6). 


Karenanya, Bayu meminta seluruh pemangku kebijakan tidak mengabaikan penilaian Kementerian Perhubungan. Yakni, predikat status kuning (warning) terkait keamanan bandara. 


Dia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jasa kebandaraan di Juanda selalu waspada. Jangan hanya karena predikat on time performance (OTP) dan kenyamanan pengguna jasa bandara, justru membuat keamanan lengah. "Tingkatkan keamanan saat masa-masa sekarang,'' tegas dia.


Sementara itu, GM Angkasa Pura (AP) 1 Cabang Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo mengatakan pihaknya juga bekerjasama dengan satuan pengamanan lainnya terkait pengamanan bandara. Antara lain, Otban, dan AP 1 di antaranya, Airnav Cabang Surabaya, Polsek Sedati, Koramil Sedati, dan Pangkalan TNI-AU Surabaya.


Dia juga sudah berkoordinasi dengan Kantor SAR Surabaya, CIQ (custom, immigration, dan quarantine), serta markapai, dan ground handling. "Saya pribadi tidak mengejar nomor urutan atau peringkat. Yang penting iklas melayani," kata Heru. 


Lebih lanjut, Heru memperkirakan akan ada pertumbuhan penumpang dan pertumbuhan pesawat pada 2018. Pertumbuhan berdasarkan pergerakan pada 2016 ke 2017 dan perkiraan 2018. 


Perinciannya, pertumbuhan penumpang 2,5 persen. Parameternya, 2016 dari 1.686.637 penumpang menjadi 1.705.588 penumpang pada 2017. Diperkirakan 2018 menjadi sedikitnya 1.749.050 penumpang dengan kenaikan mencapai 12.006 penumpang. Sedangkan pertumbuhan pesawat diperkirakan mencapai 3,2 persen.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore