
PERKUAT PERSONEL: Anggota TNI dari Batalyon 756/Wimane Sili saat menuju helikopter MI-17 milik TNI-AD yang akan menerbangkan mereka ke Pos Mbua untuk menggantikan tugas anggota Batalyon 755/Yalet.
JawaPos.com - Pasukan gabungan TNI-Polri terus menyisir wilayah yang sempat diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Yakni di Distrik Yigi dan Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. Hasilnya, 16 orang ditemukan meninggal dunia.
Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Infanteri Dax Sianturi mengatakan, dari jumlah tersebut, sembilan orang telah dievakuasi ke Timika. "Proses identifikasi dan otopsi direncanakan akan dilakukan di RS Charitas Timika setelah korban dievakuasi," ujarnya seperti rilis yang diterima JawaPos.com, Kamis (6/12).
Selain korban meninggal dunia, tim gabungan juga menemukan 20 orang yang selamat dari penyerangan keji kelompok kriminal yang dipimpin Panglima Daerah TPNPB Makodap III Ndugama Egianus Kogeya itu. Sebagian dari mereka juga sudah dievakuasi bersama 1 prajurit TNI yang meninggal dan 2 prajurit dari TNI serta Polri yang masih hidup.
"22 orang dievakuasi ke Timika. Diantaranya, 7 orang karyawan Istaka Karya, 12 pekerja bangunan, 1 pekerja tower Telkomsel, 4 masyarakat," beber Dax.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta agar tidak ada hukuman mati terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan di Yigi, Nduga, Papua. Semuanya harus diadili melalui jalur pengadilan.
"Semua yang terlibat harus dibawa ke pengadilan lewat proses yang adil, tanpa harus berujung pada hukuman mati," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (5/12).
Menurutnya, respons aparat keamanan terhadap pembunuhan puluhan pekerja yang sedang membangun jembatan di Yigi, Nduga, Papua tersebut tidak boleh mengarah pada pelanggaran hak asasi manusia.
Berikut data korban yang selamat dan sudah dievakuasi sesuai manifest Heli dan Hercules:
1. Simon Tandi, laki-laki, 44.
2. Batok, laki-laki, 43.
3. Mesran Arifin, laki-laki, 41.
4. Dirro Rombe, laki-laki, 34.
5. Asem Kogoya, laki-laki (masyarakat)
6. Endinus Tabuni, laki-laki, 31 (masyarakat)
7. Krisna Tabuni, balita, (masyarakat)
8. Sargi Lokbere (masyarakat).
9. Jhony Arung, laki-laki.
10. Siman, laki-laki, 24.
11. Yulius, laki-laki, 25.
12. Yulman Mangi, laki-laki, 26.
13. Nopianus, laki-laki, 18.
14. Selpianus Marri, laki-laki, 35.
15. Awan Maulana, laki-laki, 22, teknisi PT Telkomsel.
16. Makbul, laki-laki, 50.
17. Jon Tandi Bua, laki-laki, 45, tenaga kesehatan.
18. Saleh, laki-laki,, 28.
19. Jimmy Aritonang, laki-laki, 32.
20. Martinus Sampe, laki-laki, 25.
21.Jepriyanto, laki-laki, 25.
22. Ayub, laki-laki.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
