
Polisi tengah memeriksa seorang pria di Hulu Sungai Selatan (HSS), Dini, yang tega membunuh istrinya sendiri. (Prokal.co/JPG)
JawaPos.com - Seorang pria di Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), tega membunuh istrinya sendiri. Dini, nama lelaki itu, melakukannya karena menyebut sang istri, Siti Aminah, yang baru berusia 18 tahun, sering meminta cerai.
Pembunuhan dilakukan di rumahnya di Dusun Tambak Pipi'i, Desa Batu Laki, Padang Batung, Kamis (5/9) siang kemarin. Dini yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini mengaku nekat membunuh istrinya dengan menusuk bagian dada sebelah kiri serta perut sebelah kiri menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Padang Batung Iptu Imam Suryana menceritakan, pembunuhan dilakukan suami kepada istrinya sendiri ini berawal pada Rabu (4/9). Ketika itu tersangka menjemput istrinya pulang ke rumah setelah sekitar tiga bulan sempat pisah ranjang.
Korban disebut sering minta cerai dengan alasan ekonomi. “Hari Rabu (4/9) pagi suami menjemput istrinya di wilayah Desa Muning Tengah, Kecamatan Daha Selatan, untuk dibawa pulang ke rumah,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Jumat (6/9).
Namun, baru sehari kembali berkumpul bersama, pasangan suami istri yang baru menikah sekitar satu tahun terakhir ini kembali bertengkar. Pertengkaran pasutri yang telah dikaruniai satu orang anak perempuan berusia satu bulan setengah ini, diduga karena alasan ekonomi.
Saat pertengkaran keluarga tersebut, Dini menjadi gelap mata. Dia mengambil senjata tajam kemudian menusuk istrinya sendiri. Siti Aminah langsung tersungkur di dinding rumah, tepatnya di atas tempat tidur dengan bercucuran darah.
Usai menusuk istri, Dini langsung melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut mendatangi rumah korban untuk menolongnya. Namun belum sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hassan Basry Kandangan, nyawa korban tidak tertolong. Korban ditengarai sudah meninggal dunia di tempat kejadian.
Polisi kemudian memburu pelaku. Hanya berselang sekitar 30 menit kemudian, Dini yang bernama alias Ciking ini akhirnya menyerahkan diri. “Sekitar pukul 12.30 Wita pelaku didampingi aparat desa setempat menyerahkan diri diantar ke Polsek Padang Batung untuk proses hukum,” sebut Kapolsek seraya mengatakan pelaku dijerat pasal 339 Jo pasal 351 dan undang-undang darurat dengan ancaman di atas lima tahun penjara.
Kepada polisi, pelaku mengaku nekat membunuh istrinya karena kalut. Menurutnya, sudah beberapa bulan korban sering minta cerai dengan alasan ekonomi dan terjadi pertengkaran rumah tangga. “Saya menyesal,” ujarnya kepada polisi.
Dari informasi dihimpun jasad korban sudah berada dirumah duka di wilayah Kecamatan Daha Selatan dan segera dimakamkan di alkah keluarga. “Informasinya besok (hari ini, red) dimakamkan di alkah keluarga,” ujar Camat Daha Selatan Nafarin saat dihubungi terpisah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022