JawaPos Radar

Kisah Perempuan yang Hilang 15 Tahun, Ditemukan Hidup dalam Gua Batu

06/08/2018, 15:14 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
perempuan hilang, hilang 15 tahun, kisah hasni hilang 15 tahun
Hasni berhasil dikeluarkan warga dan polisi dari lubang batu besar di Desa Bajugan. (Dok. Polsek Tolitoli)
Share this image

JawaPos.com - Warga Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendadak geger. Seorang perempuan dewasa bernama Hasni, 28, yang dikabarkan menghilang selama 15 tahun kini ditemukan polisi dan warga, Minggu (5/8) sekira pukul 10.00 wita.

Saat ditemukan Hasni dalam kondisi hidup. Hasni yang juga warga Bajugan itu kabarnya disembunyikan oleh seorang kakek yang biasa dipanggil Jago, 83. Hasni disembunyikan di sela-sela batu besar di Desa Bajugan. Selain bekerja sebagai petani, Jago juga dikenal sebagai seorang dukun kampung yang dianggap 'jago' mengobati penyakit.

Kapolres Tolitoli AKBP Moh Iqbal Alqudussy kepada Radar Sulteng (Jawa Pos Group) menjelaskan, korban diperkirakan telah disembunyikan di sela-sela batu oleh Jago pada usia 13 tahun. Saat itu, Hasni dilaporkan orang tuanya menghilang. Beberapa hari kemudian, upaya pencarian tak membuahkan hasil sehingga keluarga pasrah dan menganggap Hasni sudah tidak bisa ditemukan lagi.

perempuan hilang, hilang 15 tahun, kisah hasni hilang 15 tahun
Tersangka atas nama Jago. (Dok. Polsek Tolitoli)

“Korban dikabarkan keluarganya menghilang tahun 2003, nah sejak saat itu tidak pernah ditemukan lagi. Namun, Minggu pagi tadi (kemarin, red), anggota saya di Polsek Dakopamean dibantu warga berhasil menemukan korban,” ungkap Kapolres, Minggu (5/8) siang.

Sebelum ditemukan, lanjut Kapolres, awalnya kakak korban bersama rekannya mendapatkan informasi bahwa ada seorang warga yang melihat korban disembunyikan oleh Jago di Desa Bajugan. Pihak keluarga kemudian melapor, lalu bersama-sama polisi mengecek kebenaran informasi tersebut sekaligus melakukan pencarian.

Selanjutnya, jajaran Polsek Dakopamean langsung bergerak melakukan penyelidikan dan menelusuri rumah Jago dan sekitarnya. Cukup lama melakukan pencarian, petugas akhirnya menemukan korban berada di sela-sela batu besar yang selama ini dijadikan tempat persembunyian.

“Setelah ditemukan, tidak berlama-lama terlapor kita bawa ke Polsek Dakopamean. Sementara, korban dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, saat ditemukan Hasni terlihat linglung seperti idiot, karena itu perlu perawatan kejiwaan dan mendapatkan konseling,” kata Kapolres lantas menambahkan, saat ini Jago masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan penelusuran untuk mengetahui motif sebenarnya. Pasalnya, terlapor tega menyembunyikan Hasni yang tak lain adalah keluarganya sendiri.

Sementara itu, atas kejadian penyekapan kepada diri Hasni, Ombudsman RI perwakilan Sulteng H Sofyan Lembah mengapresiasi hasil kerja Polsek Dakopemean Kabupaten Tolitoli yang berhasil mengungkap kasus dan menangkap pelaku sadis. Ombudsman mengharapkan Pemkab Tolitoli melakukan pendampingan kepada Hasni untuk mendapatkan perawatan medis dan psikologi serta pemulihan sosial.

Selanjutnya, meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Tolitoli mendampingi korban untuk mendapatkan hak-haknya.

“Kemudian meminta Kapolsek bertindak cepat mengungkap kasus ini dan memberi perlindungan hukum kepada korban dan keluarga korban. Ombudsman memberi perhatian penuh berupa pengawasan penanganan kasus ini agar tertangani secara baik sesuai kepentingan hukum dan kepentingan terbaik bagi korban,“ tegas Sofyan.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up