Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Juli 2018 | 17.57 WIB

Kabur Dengan Badan Berdarah-darah, Terduga Teroris Bangil Anggota JAD

Serpihan ledakan bom berupa pelor besi yang tersisa di tengah jalan tak jauh dari rumah yang dihuni oleh Abdullah alias Awardi di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/7) siang. - Image

Serpihan ledakan bom berupa pelor besi yang tersisa di tengah jalan tak jauh dari rumah yang dihuni oleh Abdullah alias Awardi di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/7) siang.

JawaPos.com - Terorisme masih menjadi ancaman serius di Jawa Timur. Kemarin (5/7) bom meledak di rumah seorang terduga teroris di Bangil, Pasuruan. Serangkaian penangkapan dan operasi yang dilakukan polisi sejak serangan bom gereja di Surabaya pada medio Mei lalu belum sepenuhnya menjangkau seluruh jaringan teroris.


Setidaknya empat bom meledak di rumah Anwardi, terduga teroris di Bangil. Salah satunya digunakan untuk menyerang Kapolsek Bangil yang datang untuk mengamankan rumah di Kelurahan Pogar tersebut. Anwardi berhasil melarikan diri. Dia membawa ransel yang disebut-sebut berisi bom yang siap diledakkan.


"Dia (Anwardi, Red) kabur dalam keadaan berdarah-darah," kata Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin saat meninjau lokasi ledakan kemarin.


Machfud menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya warga mendengar ledakan keras dari rumah kontrakan Anwardi. Di sana pria 50 tahun itu tinggal bersama istri Dina Rohana dan Umar Alfaruq yang baru berusia 3 tahun.


Mendengar ledakan, warga pun mendatangi rumah Anwardi. Pria kelahiran Aceh itu melarang warga mendekat. Melihat banyak warga yang datang, dia mengancam akan meledakkan bom.


Pria yang dikenal tertutup itu kemudian masuk ke rumah. Menutup rapat pintu rumah bercat kombinasi putih dan pink tersebut. Beberapa saat kemudian, terdengar dua kali ledakan.


Mendapat laporan warga, Kapolsek Bangil Kompol M. Iskhak bersama anggota datang. Melihat anggota polisi, Anwardi kian beringas. Dia sempat mengejar dan menyerang Iskhak. Karena Iskhak lari, dia melemparkan tas berisi bom. Bom itu meledak, tapi tidak mengenai Iskhak.


Sebagaimana kesaksian warga bernama Idi Suryanto kepada Jawa Pos Radar Bromo, setelah menyerang polisi, Anwardi langsung lari ke dalam rumah. Dia mengambil motor dan membawa tas ransel di punggung. Dia hendak kabur.


Warga dan polisi tidak berani mendekat karena menduga ransel yang dibawa Anwardi berisi bom aktif. Warga berusaha melumpuhkan dengan melemparkan batu bata dan benda keras lain ke arah Anwardi. Seorang warga juga menembakkan senapan angin. Peluru mengenai dada Anwardi, tapi tidak mampu melumpuhkan.


Setelah Anwardi pergi, warga bersama polisi masuk ke rumah. Bau mesiu begitu menyengat di dalam rumah.


Polisi mendapati istri dan anak Anwardi. Umar mengalami luka cukup serius pada kakinya. Penyebabnya adalah ledakan bom. Ibu dan anak tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.


Bom Berjenis Low Explosive


Machfud menjelaskan, bom yang meledak di Bangil kemarin memiliki daya ledak rendah. Meski terjadi tiga kali ledakan dalam rumah, tidak banyak perabot yang rusak. Bom itu juga berisi gotri dan paku. Dua barang tersebut diharapkan pelaku bisa meningkatkan kemampuan membunuh bom.


Apakah ransel yang dibawa kabur Anwardi berisi bom? Machfud belum bisa memastikan. Keterangan bahwa ransel itu berisi bom berasal dari kesaksian warga. Polisi kini berusaha sekuat tenaga meringkus Anwardi untuk mencegah serangan selanjutnya.


Kesimpulan awal, Anwardi merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Selain dari bom yang diledakkan, indikasi itu disimpulkan dari buku-buku dan dokumen yang ditemukan di rumah kontrakan tersebut.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore