Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Juli 2018 | 04.12 WIB

Pernah di Cipinang, Pelaku Bom Paku Bangil Kabur dengan Luka Tembak

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin - Image

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin

JawaPos.com – Jajaran Polda Jatim dan Tim Densus 88 terus berupaya memburu ABD, pemilik bom paku yang meledak di sebuah rumah kontrakan di Desa Gempeng, Bangil, Pasuruan, Kamis (5/7). Meski belum berhasil, mereka telah mengantongi ciri-ciri ABD.


Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menjelaskan, saat ini ABD dalam kondisi terluka. "Saat lari, dia sempat kena tembakan senapan angin tetangganya. Senapan itu biasa dipakai untuk berburu celeng (babi hutan)," jelas Machfud saat konfrensi pers di Mapolres Pasuruan, Kamis (5/7) malam.


Machfud mengatakan, ledakan tidak hanya terjadi sekali. Pasalnya ABD diketahui juga sempat melempar peledak ke warga yang mengerumuni rumahnya dan Kapolsek Bangil. "Pertama ledakan awal, lalu di rumah, dan untuk membubarkan massa," jelas Kapolda.


Bom paku tersebut, imbuhnya, memiliki daya ledak rendah atau low explosive. Machfud menyebutnya menyerupai bondet (bom ikan). Di rumah tersebut polisi menemukan KTP lawas milik ABD. Namun bukan KTP elektronik.


Lebih lanjut, Kapolda menegaskan rumah kontrakan yang dihuni ABD tidak terlalu besar. "Ada juga buku-buku jihad yang diamankan," tutur alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 tersebut.


Ditanya soal jaringan ABD, Machfud menerangkan bahwa ABD adalah jaringan lama. Bahkan ABD berstatus sebagai mantan narapidana. "Kelompok jaringan lama, yang bersangkutan pernah ditahan di Cipinang terkait ledakan di Kali Malang, Jakarta. Untuk target (sasaran pengeboman) masih didalami," lanjutnya


ABD dan keluarganya diketahui mengontrak rumah tersebut sekitar enam bulan. Namun sebelum itu, dia sudah lama menetap di Bangil dengan berpindah-pindah kontrakan.


Pihaknya optimistis bisa cepat meringkus ABD mengingat kondisinya yang terluka. "Mudah-mudahan bisa pingsan, terus ada laporan warga. Densus sudah bergerak, kami imbau masyarakat tetap tenang, percayakan pada kami," tegas arek Ketintang, Surabaya tersebut.


Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan bom paku itu melukai seorang anak kecil di perumahan Arbain, Desa Gempeng, Bangil, Pasuruan, Kamis (5/7). Bocah tersebut merupakan anak kandung ABD.


Warga yang mengecek rumah kontrakan itu mencium adanya bau mesiu. Warga kemudian berhamburan keluar setelah terdengar suara ledakan kedua. Satu orang lantas keluar dari rumah itu dengan membawa tas ransel.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore