
Menteri Luar Negeri Kerajaan Belanda, Stef Blok menyambangi Surabaya, Rabu (4/7).
JawaPos.com - Setelah menjalankan sejumlah agenda kunjungannya di Jakarta, Menteri Luar Negeri Kerajaan Belanda, Stef Blok menyambangi Surabaya. Satu-satunya lokasi yang dikunjungi adalah, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno.
Sejumlah pimpinan daerah dan pembesar lainnya ikut menemani acara kunjungan Blok. Antara lain, Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Rob Swart Bol.
Kunjungan tersebut, berlangsung tertutup bagi semua awak media. Namun, JawaPos.com sempat meminta keterangan beberapa staf kedutaan besar Belanda di GPPS yang menolak disebut namanya.
Dia mengatakan, Blok mengungkapkan pernyataan keprihatinan dan bela sungkawa atas aksi pemboman di GPPS Arjuno. Blok juga memberikan semangat kepada beberapa jemaat keluarga korban bom untuk terus melanjutkan hidup.
Selain itu, tak ada pernyataan lain atau tawaran bantuan apapun. Saat bertemu awak media, Blok hanya mengatakan bahwa dirinya sedang terburu-buru saat akan diwawancara. "Tidak bisa. Saya harus langsung ke bandara (Juanda)," kata Blok ditemui JawaPos.com di GPPS, Rabu (4/7).
Sementara itu, Ketua Umum dan Tim Gembala GPPS Arjuno, Sewie Elia Huang mengatakan, kunjungan tersebut adalah bentuk rasa empati kepada korban meninggal atau luka. Sehingga, beberapa jemaat yang bertemu dengan Blok, merasa disemangati.
"Kami dibangkitkan semangatnya. Pak Blok juga memberi semangat dan motivasi sejak peristiwa 13 Mei itu," kata Sewie.
Ditanya apakah ada bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah Belanda, Sewie menyatakan, tidak ada. Sewie menjelaskan, tidak ada pembicaraan soal pemberian bantuan apapun selama Blok bertemu dengan para jemaat.
"Itu (obrolan soal bantuan untuk korban bom) tidak ke sana. Tidak enak (sungkan). Hanya ungkapan, bela sungkawa dan semangat untuk keluarga korban," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Blok dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menggelar pertemuan. Pada pertemuan itu, Retno dan Blok membahas tentang kerjasama bilateral antara kedua negara di gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri.
Pertemuan bilateral itu membahas tentang pelbagai poin kerja. Salah satunya, adalah penandatanganan Letter Of Intent antara Indonesia dan Belanda.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
