
PERSIAPAN: Sejumlah abdi dalem tengah mempersiapkan keperluan Dhaup Ageng Pura Pakualaman, Jumat (4/1).
JawaPos.com - Salah satu prosesi acara Dhaup Ageng Pura Pakualaman, pernikahan putra dari Paku Alam X yakni Bendara Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Bimantoro dengan Maya Lakshita Noorya berupa wejangan atau nasehat. Pemberian wejangan kepada calon pengantin itu diambil dari naskah-naskah kuna berusia ratusan tahun yang selama ini tersimpan di Perpustakaan Pura Pakualaman.
Abdi Dalem Pura Pakualaman, Nyi MT. Sestrorukmi atau Sri Ratna Saktimulya mengatakan, wejangan itu di naskah kuna dari Paku Alam I. "Tradisi wejangan dilakukan pada saat Midodareni. Pihak kakung (pria) diberi wejangan dan pihak putri juga ada wejangan," katanya, saat konferensi pers di Media Center Pura Pakualaman Jogjakarta, Jumat (4/1).
Calon pengantin putri diberi wejangan dari naskah Piwulang Estri. Di dalamnya berisi tentang bagaimana idealnya perempuan itu ketika sudah menikah. "Mengenai kodrat perempuan harus bagaimana itu juga ada di dalam naskah," katanya.
Lanjut penulis buku Dhaup Ageng itu, calon pengantin putra juga mendapat nasehat. Mengenai bagaimana tanggung jawab terhadap istrinya nanti. "Tanggung jawabnya seperti apa, itu ada," ujarnya.
Wejangan terhadap 2 calon pengantin itu juga ada di naskah Ki Sarahmadu Brajamakutha, tahun pembuatan tahun 1848. Merupakan naskah nasehat dari Paku Alam I kepada putranya, Paku Alam II.
"Kutipannya, jika sepasang anak manusia telah dipersatukan dalam suatu pernikahan, keduanya harus bahu-membahu. Sepanjang hayatnya harus saling menguatkan baik dalam suka maupun duka," katanya.
Wejangan ini dilakukan di sela prosesi Midodareni pada Jumat (4/1) malam. Untuk calon pengantin putri di Kagungan Dalem Kepatihan Pakualaman. Sedangkan calon pengantin putra di Kagungan Dalem Pracimasana Pura Pakualaman.
Sementara, Tim Pranata Lampah-lampah Dhaup Ageng, M.Ng. Citropanambang menambahkan, untuk malam Midodareni ini juga ada prosesi Tantingan. Berupa pemantapan niat yang dilakukan oleh orang tua dari kedua calon pengantin. Pemantapan niat ini sebelum prosesi Wejangan.
"Besok pagi (Sabtu, 5/1) dilakukan Upacara Akad Nikah di Kagungan Dalem Masjid Agung Kadipaten Pakualaman," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
