
IJAB KABUL: Basuki bersama gadis pujaannya melangsungkan prosesi ijab kabul di Masjid An Nur Kompleks Rutan Solo, Senin (3/12).
JawaPos.com - Seorang tahanan kasus narkoba, Basuki Adullah, 30 menggelar prosesi ijab kabul di Masjid An Nur, rumah tahanan (Rutan) Kelas IA Solo, Senin (3/12). Basuki terpaksa menyelenggarakan prosesi pernikahannya dengan gadis pujaannya, Indah Febriyani, 30 secara sederhana di Rutan. Keduanya yang didampingi oleh kerabat masing-masing menyelenggarakan prosesi ijab kabul, sekira pukul 09.26 WIb.
Sebagai penghulu adalah Muhamamad Khaerudin dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pasarkliwon. Keduanya tampak begitu serasi mengenakan busana pernikahan serba putih. Beberapa motif berwarna emas tampak menghias busana keduanya. Basuki mengenakan peci dan Indah mengenakan hijab dan eksesorinya.
Selayaknya pernikahan pada umumnya, pasangan ini tampak begitu bahagia meski menikah di rutan. Sejenak, penghulu membacakan doa sebelum menuntun Basuki membacakan ijab kabul. Usai membacakan doa, Khaerudin pun menuntun mempelai laki-laki untuk mengucapkan ijab kabul. Ijab sempat diulangi karena terjadi kesalahan saat mengucapkan kata-katanya.
Pengucapan ijab kabul yang kedua akhirnya berjalan lancar dan kedua mempelai dinyatakan sah sebagai suami istri. Wajah keduanya pun tampak semringah usai mengikuti prosesi ijab kabul. Baik Basuki maupun Indah mengaku sudah lega dengan terselenggaranya ijab kabul ini. Meskipun penyelenggarannya di tempat yang tidak diharapkannya.
"Sudah lega, bahagia, plong," ungkap Basuki kepada JawaPos.com usai melaksanakan prosesi ijab kabul. Hal yang sama disampaikan oleh mempelai perempuan, Indah Febriyani. Indah mengaku sangat bahagia dengan pernikahannya dengan sosok yang sudah dikenalnya sejak SMP itu. "Kalau mengenal Mas Basuki sudah cukup lama, sejak SMP kami sudah saling mengenal," urainya.
Dengan pernikahan ini, Indah berharap, ke depan suaminya itu bisa memperbaiki kehidupannya dan tidak lagi tersangkut kasus narkoba. Sehingga, keduanya bisa membangun mahligai rumah tangga dengan bahagia sampai tua kelak. "Ya berharap yang lebih baik lagi ke depannya," pungkas Indah yang langsung pulang usai melaksanakan prosesi ijab kabul.
Sementara itu, penghulu, Muh. Khaerudin mengungkapkan, persiapan pernikahan kedua warga Sukoharjo tersebut sudah masuk ke KUA Pasarkliwon sejak sebulan yang lalu.
Dan semua persyaratan sudah lengkap sehingga prosesi ijab kabul bisa dilaksanakan. "Persiapannya sudah lengkap semua, jadi bisa dilaksanakan di sini. Tadi sempat diulang karena ada kata yang salah, tapi akhirnya lancar," katanya.
Salah seorang petugas Rutan Kelas IA Solo, Zaenal mengatakan, pernikahan di Rutan memang tidak sekali ini saja. Rutan Solo sudah sering menyelenggarakan pernikahan tahanan maupun Napi.
"Pernikahan di Rutan ini juga sudah pernah dilaksanakan, sudah beberapa kali," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
