
Pantai tiga warna indah luar dalam, selain permukaan pantai yang menawan, keindahan bawah airnya juga sayang untuk ditinggalkan. Terumbu karang yang pelan pelan pulih menjadi taman bermain untuk ikan karang.
JawaPos.com - Kondisi terumbu karang di kawasan konservasi Pulau Sangiang, Banten makin mengkhawatirkan. Para pegiat ekosistem laut berupaya mencari solusi agar kondisinya tidak semakin parah.
Direktur Eksekutif Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) Riki Frindos mengatakan, terumbu karang di pulau-pulau kecil Indonesia harus diselamatkan. Berdasarkan hasil survei baseline tutupan terumbu karang ditemukan adanya sedimentasi dan deposit sampah di dasar perairan pulau. Diduga akibat sedimentasi, limbah, serta pembuangan jangkar.
Pada banyak lokasi ditemukan karang keras yang sudah mati dan stres. Hal tersebut diduga karena karang mengalami bleaching atau memutih akibat lingkungan yang berubah. Perubahan lingkungan itu bisa dipicu oleh aktivitas industri, wisata, reklamasi, dan pembangunan di kawasan pesisir.
Hasil riset itu menunjukkan, peningkatan aktivitas wisata bahari di pulau kecil dengan memanfaatkan jasa ekosistem terumbu karang belum dibarengi dengan kesadaran pelaku wisata dan wisatawan dalam memelihara ekosistem yang ada.
Untuk menyelamatkan terumbu karang ini, khususnya di Pulau Sangiang, KEHATI menggandeng PT Asahimas Chemical, sebuah perusahaan produsen PVC. Produk PVC dariPT Asahimas Chemical merupakan material plastik yang aman untuk ekosistem laut.
"Rehabilitasi karang di Pulau Sangiang dalam kerangka program save our small islands (SOSIS) yang diinisiasi KEHATI. Tujuan dari program tersebut adalah untuk menyelamatkan pulau-pulau kecil di Indonesia," ujar Riki Frindos, Rabu (2/5).
Lebih jauh dikatakannya, program rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Pulau Sangiang dilakukan sebagai respons terhadap kerusakan ekositem terumbu karang di pulau tersebut.
Sebab perahu wisata sering membuang jangkar di rerataan terumbu. Wisatawan belum menerapkan pariwisata yang bertanggung jawab dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
