Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Oktober 2018 | 04.23 WIB

Ramai Penjarahan di Palu, Humas Polda Sulteng: Akan Kita Proses

Warga korban gempa dan tsunami kota Palu, saat membawa barang dari pusat-pusat perbelanjaan kota, Minggu (30/9), pekan lalu. - Image

Warga korban gempa dan tsunami kota Palu, saat membawa barang dari pusat-pusat perbelanjaan kota, Minggu (30/9), pekan lalu.

JawaPos.com - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) merespons kondisi masyarakat korban dampak gempa dan tsunami khususnya di Kota Palu terkait aksi 'penjarahan' yang dilakukan.


Sejumlah warga sebelumnya diketahui mengambil berbagai bahan-bahan logisitik di pusat-pusat perbelanjaan modern seperti mini market dan obat-obatan di apotek di sekitar kawasan kota Palu. Kondisi itu terjadi tepat pada Minggu (30/9) pekan lalu.


Kondisi ini terpaksa dilakukan warga karena kebutuhan bantuan logistik yang saat itu dikabarkan belum menyentuh sebagian besar kawasan kota hingga luar kota Palu yang terkena dampak bencana.


Disayangkan, di tengah-tengah kekurangan logistik, situasi itu justru dimanfaatkan sejumlah oknum yang nekat turut mengambil perangkat elektronik. Dikabarkan, oknum warga bahkan sempat mengambil televisi hingga membawa lari mesin ATM.


"Kalau dia menyangkut tindak pidana pasti akan kita proses. Kita akan melakukan tindakan apabila penjarahan itu melebihi batas," tegas Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono, dalam jumpa pers di Makorem 132 Tadalako, Palu, Selasa (2/10).  


Diterangkan jika dalam kondisi dan situasi bencana seperti ini, perbuatan masyarakat korban dampak bencana yang mengambil barang logistik di pusat-pusat perbelanjaan sama sekali belum terdapat dan disebut sebagai pelanggaran.


"Kita sudah mengamankan titik-titik yang sudah ditentukan. Tindakan seperti ini pasca musibah kita juga lakukan tindakan. Ada tindakan yang dilakukan kepolisian dalam arti kata mengamankan kegiatan seperti itu (mengambil logistik) yang bisa ditolerir maupun yang tidak," jelasnya.


Sejauh ini lanjut Hery, penjagaan di lokasi-lokasi tertentu yang dianggap rawan, pengamananannya akan diperketat. Personel kepolisian dari sejumlah daerah seperti Polda Sulsel hingga Sultra telah dikerahkan sebagai upaya membantu kegiatan pengamanan.


"Jadi semua kita sudah bertambah termasuk dari Gorontalo juga. Itu semua kita akan amankan di titik-titik yang sudah ditentukan," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore