
Ratusan karya dari kartunis Indonesia berjejer rapi di lantai 1 Balai Kota Malang, Selasa (2/10).
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang mendatangi gedung Balai Kota Malang, Selasa (2/10). Kunjungannya kali ini bukan untuk kembali mengubek-ubek isi Balai Kota maupun Gedung DPRD, melainkan untuk melihat pameran bertajuk Kartun Antikorupsi.
Ratusan karya kartun dari 70 kartunis beberapa kota besar di Indonesia terpajang rapi di lantai 1 gedung Balai Kota Malang. Karya-karya tersebut menampilkan gambar dengan tema tindak pidana korupsi.
Dari sekitar 200 karya yang dipajang, Saut Situmorang pun tertarik pada satu karya, yakni milik Wahyu Kokkang. Karya Wahyu tersebut menggambarkan foto rontgen tengkorak manusia bagian kepala hingga leher. Pada bagian kepalanya, terdapat gambar seekor tikus berwarna putih.
Menariknya, pada foto tersebut juga dibumbui dengan tulisan 'Hasil Rontgen 41 Orang Anggota DPRD Kota Malang Penerima Suap'. Hal itulah yang menarik perhatian Saut. Dia menyampaikan, pameran ini termasuk dalam ranah pencegahan di dalam KPK.
"Tugas KPK meliputi bidang penindakan dan pencegahan. Pameran semacam ini masuk dalam ranah pencegahan, yakni memberikan sosialisasi terkait korupsi pada masyarakat," ujarnya saat meninjau pameran, Selasa (2/10).
Salah satu pemrakarsa Kartun Antikorupsi, kartunis Jan Praba menyampaikan, pameran ini merupakan strategi kritik melalui kartun. "Kartunis bukan kaki tangan KPK, juga bukan musuh DPR atau pejabat pemerintah. Melalui karya, yang kami musuhi korupsi itu sendiri," terangnya.
Pameran yang digelar mulai tanggal 2-4 Oktober mendatang itu melibatkan kartunis dari Malang, Jogjakarta dan Jakarta. Pameran tersebut sengaja diselengarakan untuk merespons kasus korupsi yang menjerat mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono, mantan Wali Kota Malang Moch Anton dan 41 anggota DPRD Kota Malang.
Ketua panitia pameran, Wirastho mengungkapkan, pameran kartun antikorupsi ini diharapkan bisa membuka mata visual masyarakat Malang. Selain itu juga sebagai pemicu agar semakin banyak bermunculan kartunis asal Malang.
"Pameran ini sekaligus menyampaikan kritik dan keprihatinan. Meskipun kami percaya para pejabat saat ini berintegritas. Pemerintah Kota Malang akan bersih, bebas korupsi dan transparan," kata dia.
Selain pameran, pada event ini pengunjung juga bisa menonton film antikorupsi, ngobrol bareng KPK, mendapat edukasi antikorupsi dan ngartun bareng.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
