
Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim saat meletakkan batu pertama pembangunan musala Pengayoman, yang dibangun oleh warga binaan Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (1/8).
JawaPos.com - Sebuah musola akan dibangun di Rutan Sialang Bungkuk Klas IIB Pekanbaru, Riau. Berbeda dengan yang lainnya, Musola ini akan dibangun oleh warga binaan disana. Mulai dari perancangan tata bangunan hingga pembangunannya dikerjakan langsung oleh mereka.
Kepala Rutan Sialang Bungkuk, Azhar mengatakan, musola ini berdiri di halaman depan Rutan. Pembangunannya sebagai bentuk mensukseskan bakti warga binaan terhadap negara. Khususnya, lingkungan sekitar Rutan.
"Disini (dalam Rutan), mereka sudah diberikan makan juga pembinaan. Sudah banyak uang negara untuk mereka. Maka sebagai bentuk bakti mereka kepada negara dibuatlah program ini," kata Azhar, saat peletakan batu pertama Musola, pada Rabu (1/8).
Program bakti negara berbagai macam bentuknya. Seperti membantu bedah rumah orang tak mampu, membangun MCK, membersihkan lingkungan sekitar dan membangun rumah ibadah.
"Untuk Rutan Sialang Bungkuk, kita membuat musola. Ini bekerja sama dengan Lapas Pekanbaru, Lapas Perempuan dan Anak serta Lapas Siak," ucapnya.
Diungkapkan Azhar, sebelum kerusuhan di Rutan yang terjadi pada 5 Mei 2017 lalu, rencananya bangunan ini akan dibuat warung oleh pemilik tanah. Tapi, rencana itu akhirnya urung dilakukan sebab pemilik tanah sudah pindah jauh. "Karena terbengkalai, maka kami beli tanahnya. Kemudian timbul niat untuk buat musala," tuturnya.
Inisiatif itu muncul kata Azhar, saat dia melihat keluarga warga binaan yang datang membesuk merasa bingung dimana harus melaksanakan ibadah salat Duhur. Begitu juga dengan pegawai Rutan dan warga yang tinggal di sekitar sana, mereka terpaksa menempuh jarak yang cukup jauh untuk melaksanakan salat Subuh.
"Ada juga petugas yang ngawasi tahanan, seperti jaksa dan polisi. Setiap hari melayani sidang tahanan. Mereka dijemput siang. Sehingga petugas pengawal tidak tentu salatnya," sebutnya.
Untuk itu, musola yang rencananya akan diberikan nama Musola Pengayoman ini, dirasa sangat efektif untuk dibangun. Manfaatnya akan sangat terasa terutama bagi warga sekitar, petugas pengawal tahanan maupun keluarga warga binaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Muhammad Diah, sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Karutan. Kegiatan ini juga senada dalam rangka menyambut ulang tahun kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2018 mendatang.
"Mereka patut dilibatkan untuk mengisi kemerdekaan ini. Apakah dalam bentuk tenaga, ini tentu bisa dimanfaatkan oleh orang banyak. Ini sangat kami apresiasi beserta jajarannya. Mari mendukung pusat dalam program bakti warga binaan untuk merah putih," sebutnya.
Senada dengan Kakanwil Riau, Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim yang turut hadir pada acara ini mengucapkan rasa terima kasihnya. Terutama kepada warga binaan.
"Terima kasih telah berbakti kepada negeri. Beberapa waktu lalu (kerusuhan rutan) sebuah cambuk dan hari ini lebih baik. Dulu kita sangat terkenal dengan kerusuhan itu. Ini barangkali usaha dan doa kita bersama-sama," katanya.
Pembangunan Musola Pengayoman ini, ditandai penyerahan hibah tanah dari Kakanwil Kemenkumham Riau kepada Karutan Sialang Bungkuk. Kemudian, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Wagub Riau, Wan Thamrin Hasyim dan stakeholder lainnya dari Kemenkumham Riau.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022