Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 November 2020 | 23.55 WIB

Genangan Banjir di Probolinggo karena Sampah dan Pendangkalan Sungai

Sampah menumpuk di sungai diduga sebagai penyebab banjir genangan di Kabupaten Probolinggo. BPBD Probolinggo/Antara - Image

Sampah menumpuk di sungai diduga sebagai penyebab banjir genangan di Kabupaten Probolinggo. BPBD Probolinggo/Antara

JawaPos.com–Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Anggit Hermanuadi mengatakan, di dua desa di wilayahnya akibat sampah dan pendangkalan sungai yang disertai hujan deras selama beberapa jam.

”Penyebab terjadi banjir genangan di permukiman warga akibat sampah dan pendangkalan sungai. Selain itu, curah hujan intensitas tinggi yang lama di wilayah setempat,” kata Anggit Hermanuadi seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Probolinggo, Minggu (1/11).

Hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengakibatkan banjir genangan di Desa Gending, Kecamatan Gending dan Desa Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo setinggi lutut orang dewasa pada Sabtu (31/10) sore hingga malam. Beberapa daerah yang terdampak banjir genangan di Desa Gending terjadi di Dusun Krajan dan merusak lahan sawah milik warga.

”Sebagian rumah warga yang terdampak cukup parah mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Jumlah sementara rumah yang terdampak sebanyak 34 rumah di RT 5 dan 35 rumah di RT 6, dan 18 rumah di RT 7,” tutur Anggit Hermanuadi.

Sedangkan di Desa Dringu, beberapa daerah yang terdampak banjir genangan yang masuk ke rumah warga terjadi di Dusun Tambak Pesisir RT 15 dan 16 di RW 6.

”Banjir genangan itu terjadi diperkirakan karena curah hujan yang tinggi dan dalam waktu lama, sehingga saluran air yang tidak memadai meluap ke permukiman warga,” ujar Anggit Hermanuadi.

Dia menjelaskan kondisi banjir di dua desa tersebut sudah surut, namun tumpukan sampah di sungai dan pendangkalan dapat mengakibatkan kedua desa itu rawan diterjang banjir kembali.

BPBD Kabupaten Probolinggo, lanjut dia, juga sudah mendapatkan peringatan dini dari BMKG terkait dengan cuaca di Kabupaten Probolinggo berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada Sabtu (31/10) pukul 19.30 hingga Minggu.

”Selain banjir genangan di dua desa, angin kencang mengakibatkan dua pohon tumbang jenis trembesi di Jalan Banjar Sari, Desa Banjar Sari, Kecamatan Sumberasih, yang mengganggu akses jalan. Saat ini sudah dibersihkan masyarakat,” kata Anggit Hermanuadi.

BPBD Kabupaten Probolinggo juga mendapat laporan tanah longsor di Dusun Tengah, Desa Krucil, Kecamatan Krucil, yang menutup akses jalan desa. Kondisi saat ini telah dibersihkan masyarakat sekitar.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=4mxTrINXoNM&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore