
Sejumlah mobil terendam banjir di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu (20/2/2021). Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota dan sebagian ruas jalan tidak dapat dilewati kendaraan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Banjir bukan hanya mendatangkan kerugian material, tetapi juga ancaman serius bagi kendaraan Anda, termasuk mobil. Salah satu mimpi buruk bagi pemilik kendaraan adalah ketika mobil kesayangan terendam air banjir.
Meski situasi ini tentu memicu stres, ada langkah yang bisa diambil untuk meminimalisir kerusakan lebih lanjut, yakni membawa mobil ke bengkel segera setelah terendam banjir. Namun, tugas Anda tak berhenti hanya pada kunjungan ke bengkel.
Setelah servis selesai, pastikan untuk mengecek kembali beberapa bagian penting mobil. Inilah lima komponen utama yang wajib Anda perhatikan:
1. ECU (Electronic Control Unit)
Bagian pertama yang harus diperiksa adalah ECU, atau yang sering disebut sebagai "otak" kendaraan. Di mobil-mobil modern, ECU memegang peranan penting dalam mengatur distribusi bahan bakar dan berbagai fungsi lainnya. Jika komponen ini rusak akibat terkena air banjir, efeknya bisa sangat fatal.
Mobil dapat mengalami mogok hingga risiko kebakaran akibat korsleting. Karena itu, pastikan teknisi telah mengecek dan memastikan bahwa ECU dalam kondisi baik dan aman digunakan.
2. Sistem Kelistrikan
Komponen lain yang sangat vital adalah sistem kelistrikan kendaraan. Sistem ini meliputi aki, starter, alternator, pencahayaan (lighting system), fuse dan relay, hingga kabel-kabel yang mengalirkan listrik ke berbagai bagian mobil. Bagian ini sangat rentan terhadap korsleting jika sempat terendam air.
Dalam memastikan kinerja mobil tetap optimal, lakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh sistem kelistrikan usai servis. Jangan remehkan aspek ini, sebab bila sistem kelistrikan bermasalah, fungsi mobil secara keseluruhan akan terganggu.
3. Oli Mobil
Setelah banjir, oli menjadi komponen yang juga memerlukan perhatian ekstra. Baik itu oli mesin, oli gardan, maupun oli transmisi, semuanya harus dipastikan tidak terkontaminasi air banjir. Meskipun sudah melalui proses servis, Anda tetap perlu memeriksa apakah tabung oli bersih dan bebas dari campuran air.
Campuran air pada oli tak hanya mengurangi pelumasan optimal, tapi juga bisa berdampak buruk pada fungsi mesin dalam jangka panjang. Pemeriksaan ini mungkin membutuhkan ketelatenan ekstra, tapi sangat penting agar kendaraan tetap berfungsi dengan baik.
4. Filter Udara
Filter atau saluran udara adalah bagian berikutnya yang wajib diperiksa ulang. Bagian ini sering kali menjadi tempat menumpuknya lumpur atau kotoran setelah kendaraan terendam banjir. Pastikan komponen tersebut benar-benar bersih karena aliran udara bersih sangat menentukan performa mesin mobil Anda.
Jika kerusakan filter sudah parah akibat banjir, sebaiknya jangan menunda penggantiannya dengan yang baru. Jangan lupa mengecek ulang hasil kerja teknisi untuk memastikan filter benar-benar bersih dan bebas dari rembesan air atau kotoran.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
