Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 September 2018 | 23.08 WIB

Heboh Pelecehan Seksual, Daop VI Minta Penumpang Tak Malu Melapor

KRIMINAL: Seorang mahasiswa diborgol karena melecehkan penumpang di dalam kereta prameks, jurusan Jogja-Solo belum lama ini. - Image

KRIMINAL: Seorang mahasiswa diborgol karena melecehkan penumpang di dalam kereta prameks, jurusan Jogja-Solo belum lama ini.

JawaPos.com - PT KAI Daop VI Yogyakarta meminta agar para penumpang, khususnya perempuan untuk tak malu ketika mengalami pelecehan seksual di dalam kereta. Sebab petugas keamanan tak akan mungkin bisa mengawasi satu persatu.


"Harapan kami ke masyarakat kalau ada kejadian seperti itu gak usah takut dan malu, laporkan. Kan tidak bisa petugas mengawasi satu persatu," kata Manager Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto, Sabtu (1/9).


Sejauh ini, pihaknya terus berupaya maksimal guna memberikan rasa aman bagi para penumpang selama perjalanan kereta api. Salah satunya, yakni dengan melibatkan petugas serta polisi khusus kereta untuk memberikan pengamanan. Namun tentunya hal tersebut tidak bisa dilakukan menyeluruh, satu per satu.


Namun, berkaca pada kasus yang terjadi Rabu (29/8) sore, hal tersebut menjadi pelajaran bagi semuanya. Terlebih pelaku pelecehan seksual juga merupakan seorang akademisi, mahasiswa salah satu universitas ternama di Jogjakarta. "Kami ingin institusi pendidikan juga memikirkannya kalau ada kejadian seperti itu," katanya.


Ia juga meminta agar komunitas-komunitas yang selama ini ada, meski telah berpartisipasi diharapkan bisa lebih. Terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. "Prameks ada komunitas, pengguna Prameks, macam komunitasnya. Harapan kami ikut berpartisipasi dan edukasi juga kepada masyarakat," paparnya.


Untuk diketahui sebelumnya, seorang perempuan penumpang KA 262 Prameks yang berangkat dari Stasiun Jogjakarta menuju ke Solo, pada Rabu (29/8) mengalami pelecehan seksual.


Korban atas inisial EST, 21, asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng). Sementara pelakunya inisial Yud, 25, asal Sukoharjo, Jateng meraba-raba bagian tubuh korban ketika kereta melaju.


Korban kemudian melaporkan ke petugas keamanan kereta. Sementara pelaku diborgol tangannya ketika diamankan, karena berusaha melawan dan menyimpan senjata tajam.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore