
DIHADIRI LEBIH DARI 500 ORANG: Tamu undangan dan penerima Jawa Pos 7 Most Popular Brand of The Year 2024 berfoto bersama menjelang pemberian penghargaan yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta.
JawaPos.com - Dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, Indonesia telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memperbaiki citra dan reputasi. Melalui upaya penguatan ekspor nonmigas dengan peningkatan inovasi serta kualitas produk lokal dan diversifikasi produk ekspor. Khususnya di sektor-sektor unggulan seperti tekstil, elektronik, dan makanan olahan.
Untuk mendorong adopsi teknologi digital, pemerintah telah mengupayakan berbagai inisiatif dan kebijakan. Antara lain, melalui program Bangga Buatan Indonesia untuk mendukung pelaku usaha tanah air. Termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu memasarkan produknya melalui platform digital.
’’Adopsi teknologi digital diprediksi bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai tambah (produk) sebesar 25 persen dan produktivitas sebesar 17 persen,” ucap Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Kementerian Perekonomian Rizal Edwin Manansang dalam sambutannya di Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024 kemarin (3/9).
Menurut dia, Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024 menjadi tolok ukur merek di Indonesia. Bukan hanya ajang untuk menyerahkan piagam penghargaan, melainkan juga momentum untuk melangkah dalam membangun citra, reputasi brand, serta produk Indonesia di pasar global.
’’Semoga pencapaian ini bisa meningkatkan lagi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi serta memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ucap Edwin.
Kondisi bisnis dan perekonomian yang solid membuat Indonesia tetap mampu bertahan di tengah ketidakpastian global. Pada semester I 2024, ekonomi nasional tumbuh di atas 5 persen. Inflasi masih terkendali di angka 2,13 persen dengan tingkat pengangguran berhasil ditekan menjadi 4,8 persen pada awal tahun ini.
’’Pencapaian tersebut tidak terlepas dari kebijakan ekonomi yang konsisten dan terukur serta kerja sama yang kuat antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat,” jelas mantan personel grup musik Trio Libels itu. (han/c7/dio)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
