Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Maret 2024 | 21.47 WIB

Ikuti Pro-Am, Pegolf Amatir Meriahkan Rangkaian Seri Kedua 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament

PODIUM TERTINGGI: Peraih Best Nett Overall Rudy Bachtiar (kiri) bersama Best Gross Overall Bimo Rahmadi di Parahyangan Golf Bandung pada Jumat (8/3). - Image

PODIUM TERTINGGI: Peraih Best Nett Overall Rudy Bachtiar (kiri) bersama Best Gross Overall Bimo Rahmadi di Parahyangan Golf Bandung pada Jumat (8/3).

JawaPos.com – Bukan hanya para golfer pro yang merasakan sulitnya menaklukkan course di Parahyangan Golf Bandung. Kemarin (8/3) giliran pegolf amatir yang menjajal course terbaik di Asia Pasifik tersebut.

Sebanyak 103 pegolf amatir dari berbagai kalangan di Bandung dan sekitarnya mengikuti kompetisi Pro-Am itu.

Mereka didampingi 33 golfer pro yang sehari sebelumnya menuntaskan tiga hari turnamen pro.

Kategori Pro-Am itu sekaligus jadi penutup di rangkaian 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament. Saking sulitnya menaklukkan course Parahyangan Golf Bandung, rata-rata mereka pun sampai mendapatkan penalti berkali-kali.

Salah satunya seperti yang diungkapkan Operations Manager BMW Astra Teguh Widodo. Dia berada satu pairing bersama juara seri kedua 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament Naraajie Emerald Ramadhanputra dan CEO Jawa Pos Media Leak Kustiyo.

’’Saya mendapatkan dua kali penalti. Satu penalti di first nine, satu penalti lainnya di second nine,’’ ungkap Teguh.

’’Pukulan saya terlalu ke kiri,’’ seloroh Teguh, lalu tertawa. Beruntung, pria asli Nganjuk itu mendapatkan banyak masukan dari Naraajie. Sehingga dia masih bisa main dengan di bawah 100 pukulan.

Bukan hanya kontur lapangan dan angin yang menantang, berada setim bersama golfer pro juga sedikit membuat golfer amatir jadi tidak bisa menahan diri. ’’Tapi, meski mendapatkan penalti, kami tetap happy,’’ ucap Teguh.

Senasib dengan Teguh, Setiawan dan Loetfi Setyo juga beberapa kali kena penalti pada ajang Pro-Am ini. Setiawan dan Loetfi berada satu flight dengan golfer pro Bradley Taslim.

Loetfi bahkan tidak bisa menghitung berapa kali dirinya terkena penalti. Maklum, ini kali pertama dia mengikuti turnamen di Parahyangan Golf. Berbeda dengan Setiawan yang sudah kali ketiga menjajalnya.

Itu pun dia masih terkena tiga kali penalti. Pria asal Jogjakarta itu menyebut, saat turun di course, golfer-golfer pro seperti dirinya kerap terprovokasi dengan tee box yang depannya terdapat jurang.

Maunya, ungkap Setiawan, mereka langsung ingin memukul bola sekuat-kuatnya ke fairway. Yang terjadi malah sebaliknya. Banyak dari mereka yang pukulannya malah melenceng dan akhirnya terkena penalti.

Meski begitu, Setiawan senang bisa menuntaskan 18 hole di ajang Pro-Am ini. Dia pun jadi merasa kembali tertantang untuk datang lagi dalam turnamen di Parahyangan Golf. ’’Jadi pengin balik lagi ke sini (Parahyangan Golf),’’ ucap Setiawan.

Tak hanya senang dengan tantangan yang disajikan Parahyangan Golf, mereka juga gembira bisa merasakan atmosfer ajang Pro-Am dalam 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament. ’’Di seri berikutnya, mungkin saya bakal berpartisipasi lagi,’’ ungkap Yudi Mahriadi, direktur utama Golf Joy. (ren/c17/ady)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore