
KURANG KONSISTEN: Kevin C. Akbar memukul bola dari bunker pasir hole 15, Kamis (8/3).
JawaPos.com – Sandro Bernad berada di tengah kepungan dua anak muda saat harus bersaing dengan Naraajie Emerald Ramadhanputra dan Kevin Caesario Akbar. Usianya bahkan dua kali usia Ajie, sapaan akrab Naraajie, dan Kevin.
Jika Ajie berusia 24 tahun dan Kevin 26 tahun, usia Sandro saat ini sudah di angka 55 tahun. Meski begitu, Sandro masih mampu bersaing dengan Ajie dan Kevin. Dia baru keteteran meladeni Ajie dan Kevin saat second nine di final round kemarin (7/3)
Dari sembilan hole di second nine, Sandro malah mencatatkan lima kali bogey. Itu termasuk empat bogey beruntun dari hole 10, 11, 12, dan 13. Selain itu, bogey-nya yang terakhir terjadi pada hole 18.
Selain Sandro, ada Jamel Ondo, golfer berusia di atas 50 tahun yang bersaing di 10 besar leaderboard seri kedua 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament. Bedanya, Jamel stabil di posisi tengah leaderboard dan Sandro di papan atas.
PENYERAHAN HADIAH: Golfer pro peserta 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament berpose bersama di club house Parahyang Golf Bandung, Kamis malam (7/3).
Jamel mengungkapkan, tidak mudah bagi golfer seusia dirinya dan Sandro di course Parahyangan Golf. Apalagi jika mengandalkan poin dari pukulan, masih kalah jika dibandingkan golfer yang lebih muda.
Jamel menyebut dua kunci yang dia terapkan saat menuntaskan putaran final ini sehingga membuatnya menempati posisi keenam dalam leaderboard. Total, Jamel dapat mencatatkan 221 kali pukulan dengan lima over par. Termasuk mencatat tiga birdie dalam 18 hole-nya kemarin.
’’Sebisa mungkin menghemat stamina,’’ sebut Jamel. Itu dia lakukan saat berjalan di course Parahyangan Golf dan ketika membangun taktik serangan selama tiga hari. Dia bahkan mengaku hanya sekali tidak naik golf cart, yaitu saat sesi practice round.
Tiga hari terakhir, dia lebih sering naik golf cart ketika berpindah dari tee box ke fairway atau ke green. Karena itu, staminanya juga tetap terjaga. ’’Selain itu, di sini pegolf-pegolf seperti saya harus menahan sedikit pukulan, lebih sabar, dan tidak terlalu agresif. Management course-nya harus main,’’ kata Jamel. Siasat yang bisa ditiru peserta Pro-Am hari ini.
Dia mengakui masih mampu mengimbangi ritme Kevin dan Ajie selama first nine. Semua berubah saat second nine. ’’Gara-gara terkena tiga put di hole 9, permainan saya pun menjadi lost control,’’ sesal Sandro yang kehilangan kansnya memenangi ajang ini di kotanya sendiri, Bandung.
Nasib Sandro yang apes saat hole terakhir juga dirasakan pemenang kategori ladies, Dea Mahendra. Di hole 9 yang merupakan hole terakhirnya, Dea malah mencatatkan over sembilan!
Karena itu, dia memulai debut golfer ladies dalam ajang 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament kali ini dengan mencatatkan 162 kali pukulan dengan 18 over par. Tapi, dia mengaku sudah mencapainya dengan maksimal.
Apalagi, tidak mudah bagi golfer ladies seperti dirinya menaklukkan course sulit di Parahyangan Golf ini. ’’Mungkin jika kembali mendapatkan kesempatan bermain, saya bisa mencatatkan hasil yang lebih baik,’’ harap Dea. Sebagai pemenang, Dea pun berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 10 juta. (ren/c19/ady)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
