
Masyarakat dan pengurus tempat ibadah GKPI di Rajeg, Tangerang, bersepakat damai saat mediasi, Minggu (20/9). (Istimewa)
JawaPos.com - Perselisihan terkait aktivitas ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berakhir damai.
Kepastian ini dicapai melalui musyawarah kekeluargaan yang melibatkan jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta para pihak yang berselisih.
Musyawarah dan mediasi berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rajeg pada Minggu (20/9) malam.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Staf Khusus Kementerian Agama Bidang Kerukunan Gugun Gumilar.
Turut hadir pula perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, unsur Muspika Rajeg, serta tokoh masyarakat dan agama setempat.
Seluruh pihak duduk bersama membahas peristiwa yang sempat terjadi di lokasi ibadah jemaat GKPI Desa Mekarsari, hingga akhirnya mencapai titik terang.
Dalam prosesi mediasi, perwakilan masyarakat, Aji Cahyono dan lainnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada jemaat GKPI atas insiden yang terjadi sebelumnya.
Ia mengakui kekhilafannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang ia lakukan tersebut.
Perwakilan jemaat GKPI, Hadi Sucipto, menerima penyelesaian damai ini dan menegaskan tidak akan memperpanjang persoalan.
Sikap senada disampaikan perwakilan masyarakat, Todo Nainggolan, yang mengapresiasi iktikad baik tersebut dan berharap kerukunan antarumat beragama kembali terjalin erat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022