
Petugas Dishub DKI mengimbau dan membagikan masker saat CFD Jakarta Minggu (6/9), imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. (Istimewa)
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengambil langkah cepat dengan mengakhiri pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) lebih awal pada Minggu (6/9).
Kegiatan yang biasanya berlangsung hingga pukul 10.00 WIB tersebut resmi ditutup pada pukul 09.00 WIB guna mengantisipasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap kesehatan warga.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama di balik penyesuaian jadwal ini.
"Setelah kegiatan Amarta Run dan ASN Run selesai pukul 09.00 WIB, seluruh rangkaian HBKB langsung kami akhiri. Langkah ini merupakan upaya antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik," ujar Budi, Minggu (6/9).
Tidak hanya memangkas durasi kegiatan, personel Dishub DKI Jakarta yang bertugas di lokasi juga dikerahkan untuk membagikan masker secara langsung kepada para pengunjung.
Langkah pengamanan ekstra ini dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan bagi warga yang berada di area terbuka.
Petugas di lapangan turut memberikan imbauan persuasif agar masyarakat segera mengakhiri aktivitas olahraganya dan kembali ke rumah masing-masing.
"Kami juga mengarahkan petugas di lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat dan mengimbau warga agar segera kembali ke rumah. Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan," jelas Budi.
Pihak Dishub DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Warga diimbau untuk selalu mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar ruangan serta terus memantau perkembangan kondisi kualitas udara dan paparan abu vulkanik melalui saluran informasi resmi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022