
Habib Bahar bin Smith. M. Agung Rajasa/Antara
JawaPos.com - Habiib Bahar bin Smith menyampaikan ultimatum keras kepada pengelola pabrik minuman keras (miras) di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor untuk menutup usahanya.
Ia menuntut penghentian total aktivitas produksi serta penarikan seluruh produk miras dari peredaran dalam batas waktu tujuh hari.
Langkah tegas tersebut disuarakan Bahar saat memimpin aksi bela Alquran dan penolakan produksi miras di depan lokasi pabrik pada Selasa (18/8).
Berorasi dari atas mobil komando, Bahar menegaskan bahwa konsumsi minuman beralkohol menjadi akar pemicu berbagai persoalan sosial hingga maraknya tindak kriminalitas di tengah masyarakat.
"Saudara-saudara, khamr miras itu adalah ra'su kulli ma'siyat, otaknya segala kejahatan. Mabuk itu otaknya segala kemaksiatan," ujar Bahar.
Menurut dia, gerakan penolakan terhadap industri miras bukan sekadar bentuk pembelaan terhadap kitab suci, melainkan aksi nyata untuk menyelamatkan masa depan generasi penerus.
Sebagai bentuk simbolisasi komitmen dalam melindungi Alquran dan generasi muda dari bahaya miras, massa aksi turut membawa kain kafan ke lokasi demonstrasi.
Dalam orasinya, tekanan politik dan sosial terus ditingkatkan terhadap pabrik miras tersebut.
Bahar menyatakan bakal mengambil tindakan nekat apabila tuntutan penutupan tersebut diabaikan oleh pihak perusahaan setelah tenggat berakhir.
Ia mengancam akan membakar fasilitas pabrik tersebut jika operasi tidak segera dihentikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022