Operasi Modifikasi Cuaca menjadi salah satu cara yang ditempuh oleh pemerintah untuk menanggulangi banjir di Bekasi dan sekitarnya. (BNPB)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jakarta bisa dilakukan, apabila diperlukan saat musim kemarau seperti saat ini.
“Kalau memang diperlukan, modifikasi cuaca saya izinkan. Karena memang sekarang ini hampir dua sampai tiga minggu tidak pernah ada hujan,” kata dia di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (30/7).
Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selama ini melakukan rekayasa cuaca dengan mendorong air hujan ke laut. Kali ini sebaliknya, yakni mendorong hujan ke daratan Jakarta.
“Nanti akan kita putuskan untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah melakukan rekayasa cuaca di Jakarta. Karena selama ini yang kita lakukan mendorong hujan ke laut. Kali ini untuk membuat hujan di Jakarta,” kata Pramono.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa fenomena El Nino 2026 telah aktif dan berpotensi mencapai level sangat kuat.
Kondisi tersebut diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah Indonesia, sehingga meningkatkan risiko kekeringan serta berbagai dampak pada sektor strategis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022