Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 03.08 WIB

Pemrov DKI Jakarta Sapkan Lahan 40 Hektare di Banten untuk Olah Sampah Organik

Ilustrasi petugas memilah sampah organik (28/05/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi petugas memilah sampah organik (28/05/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membebaskan sepetak lahan di Ciangir, Legok, Banten. Tanah ini rencananya akan digunakan sebagai lokasi pengolahan sampah organik.

Hal itu merupakan bagian dari ekosistem penanganan sampah Jakarta agar beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berkurang.

“Ada 40 hektare, besok (Jumat, 31/7) saya akan melihat dan ini merupakan satu bagian dari ekosistem penanganan sampah yang ada di Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (30/7).

Sementara itu, sampah anorganik akan diolah salah satunya melalui fasilitas pengolahan sampah berkonsep kurangi, pakai kembali dan daur ulang atau reduce, reuse, dan recycle (TPS 3R). Hasilnya, material bahan bakar alternatif (RDF) untuk dikirim ke pabrik semen.

Adapun Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan sistem controlled landfill di TPST Bantargebang secara bertahap mulai 1 Agustus 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping sekaligus memperbaiki tata kelola sampah agar lebih aman bagi lingkungan dan masyarakat.

Sistem controlled landfill mengatur penempatan dan pemadatan sampah secara lebih tertata. Tumpukan sampah kemudian ditutup secara berkala menggunakan material tertentu untuk mengurangi bau, menekan risiko kebakaran, meminimalkan dampak lingkungan, serta mengurangi potensi longsor.

Berdasarkan peta jalan Pengelolaan Sampah Jakarta 100 Persen Terkelola yang disusun bersama Kementerian Lingkungan Hidup, pada kuartal II 2026, praktik open dumping masih mendominasi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dengan porsi 72,56 persen.

Adapun sampah yang diolah melalui berbagai fasilitas baru mencapai 7,59 persen. Memasuki kuartal III dan IV 2026, porsi open dumping ditargetkan turun menjadi 50,34 persen.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore