Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 02.47 WIB

Aturan Baru Sampah Jakarta Per 1 Agustus: Hanya Residu Boleh ke Bantargebang

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memasang geomembran di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. (Istimewa) - Image

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memasang geomembran di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta secara resmi menghentikan pola lama pengelolaan sampah kumpul - angkut - buang. Mulai 1 Agustus 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan skema baru berbasis pilah-angkut-olah sejak dari sumbernya, sehingga hanya sampah residu yang diperbolehkan masuk ke TPST Bantargebang.

Langkah ini diperkuat melalui optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di tingkat wilayah, salah satunya lewat peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Strategi Hentikan Open Dumping Menuju 2029

Transformasi ini menjadi strategi utama Pemprov DKI untuk mengikis ketergantungan pada TPST Bantargebang sekaligus menghentikan praktik open dumping secara bertahap hingga mencapai target zero open dumping pada tahun 2029.

"Setelah terbit Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, terjadi perubahan mendasar. Kalau dulu kumpul-angkut-buang, sekarang menjadi pilah-angkut-olah," ujar Pramono Anung saat meninjau TPS 3R Menteng Atas, Kamis (30/7).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sistem baru ini membutuhkan peran aktif seluruh elemen warga dan pelaku usaha di Ibu Kota.

"Masyarakat didorong membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, sementara kawasan komersial, perkantoran, hotel, restoran, dan kafe (Horeka) diwajibkan mengelola sampah yang dihasilkannya secara mandiri," tambahnya.

Kolaborasi Swasta dan Optimalisasi TPS 3R

Sebagai langkah transisi sebelum Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) beroperasi penuh, Pemprov DKI menggenjot peran 29 TPS 3R di Jakarta yang saat ini tingkat pemanfaatannya baru menyentuh angka 21 persen.

Di TPS 3R Menteng Atas, Pemprov DKI menggandeng PT Morego Green Indonesia dan PT Metro Klina Intranusa melalui skema creative financing berbentuk joint operation. Berada di pusat aktivitas ekonomi Setiabudi dan Kuningan, fasilitas ini memiliki kapasitas terpasang 25 ton per hari dan berpotensi dikembangkan hingga 132 ton per hari.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore