Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 14.36 WIB

Cinta Segitiga Berujung Maut, ini Pemicu Duel Sesama Pengamen Punk di Bekasi

Kondisi kontrakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) penikaman anak punk di Cikarang Barat, Minggu (28/6). (Istimewa) - Image

Kondisi kontrakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) penikaman anak punk di Cikarang Barat, Minggu (28/6). (Istimewa)

JawaPos.com - Sebuah perselisihan maut terjadi di kawasan Kampung Jati Baru Lanai, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Seorang pengamen bergaya punk berinisial FA tewas mengenaskan setelah ditikam menggunakan senjata tajam pada Sabtu (27/6) dini hari.

Tragedi berdarah ini diduga kuat dipicu oleh konflik asmara atau cinta segitiga sesama pengamen jalanan. Terduga pelaku yang berinisial D, yang juga merupakan teman korban, kini telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah sempat melarikan diri.

Kronologi Cekcok Berdarah dari Pasar Beras hingga Kalijaya
Berdasarkan keterangan warga sekitar, ketegangan antara korban dan pelaku sebenarnya sudah memuncak sejak sehari sebelum kejadian. Konflik pertama kali pecah di kawasan Pasar Beras Cikarang Jati.

Ketua RT 06 Desa Kalijaya, Boy Sandi, mengonfirmasi bahwa pertikaian tersebut terus berlanjut hingga menjelang subuh di lingkungan wilayahnya.

"Informasinya mereka sempat cekcok dari sore, lalu menjelang subuh ada warga melapor kepada kami. Saat kami datang ke lokasi, korban sudah dibawa ke rumah sakit," ucap Boy dikutip dari Radar Bekasi (JawaPos Group), Minggu (28/6).

Boy menduga kuat ada faktor cemburu yang melandasi aksi nekat ini. Kedua pria tersebut diduga memperebutkan seorang perempuan berinisial M, yang diketahui sudah mengontrak di lingkungan tersebut selama delapan bulan terakhir.

"Sepertinya ada motif asmara, barangkali ada rasa cemburu. Selama di sini tidak pernah bikin masalah. Paling cekcok biasa dengan teman-temannya. Baru kali ini sampai ada korban meninggal," tambahnya.

Hasil Olah TKP: Korban Alami Lima Luka Tikaman
Aksi kekerasan ini langsung direspons cepat oleh jajaran Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Barat. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan bukti-bukti kekerasan fisik yang cukup parah pada tubuh korban.

Korban FA dipastikan meninggal dunia setelah mengalami sekitar lima luka robek akibat terjangan senjata tajam yang diduga kuat berupa pisau.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore