
Ilustrsi pegolf. kasus viral oknum pegolf injak Caddy ditangani Polres Tangerang Kota. (Pexels)
JawaPos.com - Pelarian FP, 38, pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang caddy golf, RA, di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang, akhirnya terhenti. Setelah sempat kabur keluar pulau, Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membekuk tersangka di tempat persembunyiannya di Bandar Lampung.
Kasus ini sebelumnya sempat menyita perhatian publik setelah rekaman video kekerasan tersebut beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial. Polisi kini telah resmi menetapkan FP sebagai tersangka.
Pelaku berhasil diidentifikasi setelah Tim Opsnal Unit I Krimum Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyelidikan intensif di lapangan.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit, memimpin langsung pelacakan hingga ke wilayah Lampung. Tersangka FP akhirnya tak berkutik saat diamankan petugas di kediamannya di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 09.00 WIB.
"Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," ujar Kasihumas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heriestiawan, Jumat (26/6).
Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Selasa (23/6) malam sekitar pukul 19.51 WIB di area Modern Golf, Kota Tangerang. Insiden kekerasan ini dipicu oleh masalah sepele yang membakar api cemburu.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan dipicu persoalan kecemburuan. Saat itu, tersangka meminta seorang marshall lapangan golf berinisial VD membelikan minuman dan mengucapkan kalimat, 'Terima kasih adikku sayang,'" ungkap Iwan.
Ucapan manja tersebut rupanya didengar oleh korban, seorang caddy golf yang selama ini sering melayani tersangka saat bermain. Tersulut emosi, adu mulut hebat pun terjadi di antara keduanya hingga berujung pada tindakan penganiayaan fisik oleh FP.
Merespons kejadian yang meresahkan ini, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk aksi premanisme dan kekerasan.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
