
Ilustrasi pengeroyokan dan penganiayaan. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga di area lahan PT Agrinas Palma Nusantara terus berjalan. Sebanyak 5 orang menjadi tersangka. Termasuk diantaranya seorang prajurit TNI aktif dan seorang purnawirawan TNI.
Kodam I/Bukit Barisan memastikan bahwa penanganan kasus yang terjadi di wilayah Dusun Tapian Nauli, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara itu berjalan sesuai aturan hukum. Dalam kasus tersebut, Polres Labuhanbatu dan Subdenpom Rantauprapat telah bekerja.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan Kolonel Infanteri Sandy menyampaikan bahwa prajurit TNI aktif yang menjadi tersangka adalah Serma Buana Delly. Dia merupakan personel Angkatan Darat yang bertugas sebagai babinsa di Kodim Gayo Lues di bawah jajaran Kodam Iskandar Muda.
Sementara purnawirawan TNI yang juga menjadi tersangka bernama Budiono. Pangkat terakhirnya saat masih berdinas aktif sebagai prajurit adalah Serma. Sesuai aturan, Budiono menjalani proses hukum di Polres Labuhanbatu. Dia menjadi tersangka atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Berdasarkan hasil penyidikan Polres Labuhanbatu, Serma (Purn) Budiono ditetapkan sebagai tersangka yang diduga menyebabkan meninggalnya korban," kata Kolonel Sandy saat dikonfirmasi pada Sabtu (27/6).
Untuk Serma Buana Delly, lanjut dia, penyidik Sudenpom Rantau prapat menjadikannya sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Korban merupakan warga yang diduga mencuri sawit di lahan milik Agrinas. Menurut dia, Serma Buana Delly tidak berada di lokasi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Polres Labuhanbatu menyatakan yang menyebabkan kematian adalah Serma (Purn) Budiono, sedangkan Serma Buana Delly pada saat kejadian berada di tempat yang berbeda, dikenakan pasal penganiayaan," terang Sandy.
Lebih lanjut, perwira menengah TNI AD dengan tiga kembang di pudak itu menegaskan bahwa Kodam I/Bukit Barisan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Dia memastikan, instansinya mendukung penuh upaya aparat penegak hukum dalam mengungkap fakta secara objektif dan transparan.
Berkaitan dengan kondisi dan situasi di lokasi kejadian, Sandy menyebut, sudah berangsur kondusif. Pihak PT Agrinas Palma Nusantara mulai melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas kantor dan mess yang sebelumnya mengalami kerusakan. Mereka juga telah menyiapkan langkah-langkah pemulihan operasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
