Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 23.18 WIB

Usai Driver Nangis Histeris, Dishub DKI Bakal Minta Seluruh Mal Jakarta Sediakan Parkir Gratis Ojol

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin usai memimpin apel bersama komunitas ojol di Balai Kota Jakarta, Minggu (21/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin usai memimpin apel bersama komunitas ojol di Balai Kota Jakarta, Minggu (21/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bergerak cepat merespons polemik parkir liar ojek online (ojol) yang kerap memicu ketegangan di lapangan.

Langkah ini diambil menyusul viralnya video seorang driver ojol yang menangis histeris saat motornya diangkut petugas di kawasan Jakarta Timur baru-baru ini.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin menuturkan, pekan depan pihaknya akan mengumpulkan seluruh pengelola gedung dan mal di Jakarta, serta operator aplikasi ojol.

Agenda utamanya adalah mendesak penyediaan ruang parkir khusus dan gratis bagi para pengemudi ojol.

"Hal ini menjadi target prioritas kami. Secepatnya, mungkin minggu depan kami akan mengundang operator dan pengelola gedung untuk mendiskusikan implementasi Permenhub terkait ruang parkir khusus ojol," ujar Budi usai menggelar apel bersama komunitas ojol di Balai Kota Jakarta, Minggu (21/6).

Menagih Kewajiban Pengelola Gedung Sesuai Permenhub

Selama ini, banyak driver ojol terpaksa mengambil jalan pintas dengan parkir di bahu jalan atau trotoar di depan mal. Alasan utamanya adalah jarak parkir basement yang terlalu jauh dan adanya beban biaya parkir yang memberatkan kantong mereka.

Dishub DKI mengaku sudah mengantongi peta data mall di Jakarta yang belum memiliki parkir gratis bagi ojol. Momentum evaluasi ini akan dipakai untuk memperketat pengawasan.

"Dan ini yang akan kita koordinasikan karena kami melibatkan nanti komunitas dan juga operator dan juga para pemilik gedung. Ya, dan juga kadang di beberapa stasiun masih belum ada tempat juga ya," tambahnya.

Budi menegaskan, petugas akan tetap menertibkan seluruh pelanggaran tanpa pandang bulu. Baik mobil ataupun motor pribadi. Namun, pihaknya akan melakukan penindakan secara humanis.

"Fokus utama kami ke depan adalah melakukan penertiban secara humanis, persuasif, dan melalui dialog terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan tegas," katanya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore