
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) Tanah Abang-Rangkasbitung melintas di kawasan Pejompongan, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kenaikan harga bahan bakar sering kali membuat biaya perjalanan harian membengkak, terutama bagi pekerja yang setiap hari harus masuk ke kawasan perkantoran Jakarta. Di tengah kondisi tersebut, Kereta Rel Listrik (KRL) masih menjadi salah satu moda transportasi paling ekonomis karena tarifnya tetap terjangkau dan jangkauannya luas.
Bagi komuter dari Bekasi dan Tangerang, KRL dapat menjadi alternatif untuk memangkas pengeluaran transportasi sekaligus menghindari kemacetan yang kerap terjadi di jalan tol dan jalan arteri menuju Jakarta.
Dari Bekasi, Banyak Tujuan Bisa Dicapai Tanpa Transit
Pengguna KRL dari Bekasi memiliki keuntungan karena sejumlah kawasan perkantoran Jakarta dapat dijangkau secara langsung tanpa perlu berganti kereta.
Untuk menuju kawasan Jakarta Pusat seperti Menteng, Gambir, hingga Bundaran HI, penumpang dapat naik KRL dari Stasiun Bekasi atau Kranji menuju jalur Cikarang dan turun di Stasiun Gondangdia, Juanda, atau Sudirman sesuai lokasi tujuan.
Sementara bagi pekerja yang berkantor di kawasan Sudirman dan sebagian Jakarta Selatan, perjalanan cukup dilakukan menuju Stasiun Manggarai sebelum melanjutkan ke Stasiun Sudirman atau Karet.
Dari Tangerang, Cukup Satu Kali Transit
Komuter dari Tangerang Kota juga memiliki akses yang relatif mudah menuju pusat bisnis Jakarta meski membutuhkan satu kali perpindahan kereta.
Perjalanan dapat dimulai dari Stasiun Tangerang, Tanah Tinggi, atau Batu Ceper menuju Stasiun Duri. Dari sana, penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke Tanah Abang, Sudirman, Manggarai, hingga kawasan perkantoran Jakarta Selatan.
Untuk pekerja yang berkantor di area Senayan dan sekitar SCBD, transit di Tanah Abang kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Palmerah menjadi salah satu rute yang paling praktis.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
