
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) Tanah Abang-Rangkasbitung melintas di kawasan Pejompongan, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kenaikan harga bahan bakar sering kali membuat biaya perjalanan harian membengkak, terutama bagi pekerja yang setiap hari harus masuk ke kawasan perkantoran Jakarta. Di tengah kondisi tersebut, Kereta Rel Listrik (KRL) masih menjadi salah satu moda transportasi paling ekonomis karena tarifnya tetap terjangkau dan jangkauannya luas.
Bagi komuter dari Bekasi dan Tangerang, KRL dapat menjadi alternatif untuk memangkas pengeluaran transportasi sekaligus menghindari kemacetan yang kerap terjadi di jalan tol dan jalan arteri menuju Jakarta.
Dari Bekasi, Banyak Tujuan Bisa Dicapai Tanpa Transit
Pengguna KRL dari Bekasi memiliki keuntungan karena sejumlah kawasan perkantoran Jakarta dapat dijangkau secara langsung tanpa perlu berganti kereta.
Untuk menuju kawasan Jakarta Pusat seperti Menteng, Gambir, hingga Bundaran HI, penumpang dapat naik KRL dari Stasiun Bekasi atau Kranji menuju jalur Cikarang dan turun di Stasiun Gondangdia, Juanda, atau Sudirman sesuai lokasi tujuan.
Sementara bagi pekerja yang berkantor di kawasan Sudirman dan sebagian Jakarta Selatan, perjalanan cukup dilakukan menuju Stasiun Manggarai sebelum melanjutkan ke Stasiun Sudirman atau Karet.
Dari Tangerang, Cukup Satu Kali Transit
Komuter dari Tangerang Kota juga memiliki akses yang relatif mudah menuju pusat bisnis Jakarta meski membutuhkan satu kali perpindahan kereta.
Perjalanan dapat dimulai dari Stasiun Tangerang, Tanah Tinggi, atau Batu Ceper menuju Stasiun Duri. Dari sana, penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke Tanah Abang, Sudirman, Manggarai, hingga kawasan perkantoran Jakarta Selatan.
Untuk pekerja yang berkantor di area Senayan dan sekitar SCBD, transit di Tanah Abang kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Palmerah menjadi salah satu rute yang paling praktis.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
