Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Mei 2026 | 04.02 WIB

Detik-detik Warga Tangerang Meninggal Mendadak saat Pegang Kepala Sapi Kurban, Sempat Begadang Semalaman

Detik-detik warga tangerang meninggal mendadak setelah sapi kurban disembelih. (Istimewa) - Image

Detik-detik warga tangerang meninggal mendadak setelah sapi kurban disembelih. (Istimewa)

JawaPos.com - Sebuah insiden memilukan terjadi di tengah suasana penyembelihan hewan kurban di Tangerang. Seorang warga bernama Hendrik Gunawan meninggal dunia secara mendadak saat sedang membantu proses pemotongan sapi kurban pada momen Iduladha, Rabu (27/5).

Peristiwa yang sempat terekam kamera video tersebut berlokasi di wilayah RT 002/RW 003, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Korban diketahui ambruk tepat setelah darah dari leher sapi yang baru saja disembelih mulai muncrat.

Berdasarkan pantauan dari rekaman video yang beredar, proses penyembelihan semula berjalan normal. Sapi kurban berwarna cokelat sudah dalam posisi rebah dengan kaki terikat. Korban terlihat mengenakan kaos berwarna oranye dan celana pendek, berada di posisi paling depan untuk memegangi area leher sapi yang telah terpenggal.

Begitu darah segar mulai menyembur keluar, korban tiba-tiba langsung lemas dan ambruk ke arah depan. Warga sekitar yang menyadari situasi tersebut langsung panik, dan langsung mengerumuni korban untuk memberikan pertolongan pertama.

Diduga Kelelahan Setelah Begadang

Camat Tangerang Yudi Pradana membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, korban memang sedang berada di lokasi untuk membantu panitia kurban setempat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Hendrik bukanlah bertindak sebagai jagal atau penyembelih utama. Melainkan, ia hanya bertugas membantu memegangi bagian kepala sapi agar tidak banyak bergerak saat dieksekusi.

"Nah, posisinya bapak itu begadang sebenarnya semalam. Nah, itu iparnya Pak RT 2 RW 3 itu. Jadi begitu dipotong kan darahnya itu kan (muncrat), mungkin kayak kaget begitu atau apa, tiba-tiba jatuh begitu," ujar Yudi saat dikonfirmasi JawaPos.com, Rabu (27/5).

Faktor kelelahan akibat terjaga sepanjang malam diduga menjadi pemicu kondisi fisik korban melemah, hingga akhirnya kaget dan langsung terjatuh di dekat pohon tempat sapi diikat.

Dinyatakan Wafat Saat Tiba di Puskesmas
Melihat kondisi Hendrik yang tidak sadarkan diri, warga dan pihak keluarga langsung bergerak cepat melarikannya ke fasilitas puskesmas terdekat. Disanalah dipastikan Hendrik sudah tak lagi bernyawa.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore