Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 02.00 WIB

DPRD DKI Apresiasi Job Fair 2026

Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Ade Suherman (dok.DDJP) - Image

Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Ade Suherman (dok.DDJP)

JawaPos.com - Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ade Suherman, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Job Fair 2026 yang akan digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta pada 19–20 Mei 2026 di Gedung Serbaguna Gelora Sunter, Jakarta Utara.

“Job fair seperti ini sangat penting karena membuka akses langsung antara pencari kerja dengan dunia industri. Namun yang paling utama bukan sekadar ramainya pengunjung, tetapi seberapa besar kegiatan ini benar-benar menghasilkan penyerapan tenaga kerja,” ujar Ade Suherman, Sabtu (16/5).

Kegiatan yang menghadirkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor industri tersebut dinilai menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses lapangan kerja dan menekan angka pengangguran di Jakarta.

Menurutnya, pelaksanaan job fair harus dibarengi dengan penguatan program pelatihan kerja, sertifikasi kompetensi, serta peningkatan kualitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).

“Kita membutuhkan sistem link and match yang lebih kuat antara pelatihan kerja dengan kebutuhan industri. Jangan sampai perusahaan membutuhkan tenaga siap kerja, tetapi lulusan pelatihan belum terserap secara optimal,” katanya.

Ade juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan dari berbagai sektor dalam Jakarta Job Fair tahun ini, termasuk adanya ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas dan pelaku UMKM melalui kegiatan pendukung seperti talkshow dan bazar usaha.

Menurutnya, pendekatan yang inklusif seperti ini penting untuk memastikan peluang ekonomi dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.

Selain itu, Ade mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tidak berhenti pada penyelenggaraan acara semata, tetapi juga memperkuat sistem monitoring dan evaluasi pasca-kegiatan.

Ia menilai data penyerapan kerja setelah job fair harus menjadi indikator utama keberhasilan program.

“Pemerintah perlu memastikan berapa banyak pencari kerja yang benar-benar diterima bekerja setelah job fair berlangsung. Outcome seperti itu yang harus menjadi fokus utama,” tegasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore