
Petugas Rutan Kelas I Jakarta Pusat atau rutan Salemba melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama aparat TNI dan Polri, Sabtu malam (25/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Rutan Kelas I Jakarta Pusat (Rutan Salemba) melakukan terobosan baru untuk memutus rantai penyelundupan narkotika dan penggunaan ponsel ilegal di dalam sel. Tidak hanya mengandalkan razia rutin, pihak Rutan kini mewajibkan pengunjung mengenakan sandal khusus saat memasuki area hunian.
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah kewajiban bagi setiap pengunjung untuk mengganti alas kaki mereka. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi modus operandi penyelundupan barang terlarang yang sering kali disembunyikan di dalam sol sepatu atau sandal pribadi.
"Kami untuk narkoba, kami tentunya meningkatkan pengetatan, penggeledahan badan dan barang dari tamu, pengunjung, maupun dari petugas. Dan kami juga sudah membuat regulasi, contohnya bagi pengunjung kami siapkan sandal khusus untuk pengunjung," ujar Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo saat pelaksanaan Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, & Penipuan, Jumat (8/5).
Selain pengetatan manual, Rutan Salemba mulai mengandalkan optimalisasi teknologi tingkat tinggi. Penggunaan mesin X-ray telah dioperasikan secara penuh untuk memeriksa barang bawaan.
Selain itu, Wahyu menyebutkan bahwa pihaknya tengah melakukan perbaikan pada body scanner. Tujuannya agar pencegahan masuknya narkoba dan barang terlarang lainnya bisa dilakukan secara lebih presisi dan maksimal.
Untuk memberantas penggunaan HP ilegal, Rutan Jakarta Pusat menggandeng pihak ketiga, PT SDN, untuk menyediakan Warung Telekomunikasi (Wartel) di setiap blok hunian. Fasilitas ini diberikan agar warga binaan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga secara legal dan terpantau.
"Jadi tidak ada alasan lagi bagi warga binaan untuk tidak menggunakan Wartel karena sudah kita dekatkan layanannya kepada mereka. Dan PT SDN ini juga menjanjikan kepada kami melakukan pemasangan jammer," tambahnya.
Wahyu juga memberikan peringatan keras kepada jajarannya. Tidak ada toleransi bagi oknum petugas yang nekat terlibat dalam pungutan liar (pungli) atau membantu peredaran narkoba.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
