
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan kepala Samsas Soekarno-Hatta, Kota Bandung karena tidaj mengindahkan SE yang isinya boleh membayar pajak tahunan kendaraan tanpa KTP pemilik sebelumnya. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)
JawaPos.com - Pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi atau kerap disapa KDM cukup mengejutkan bagi sejumlah pihak. Pasalnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto bukan hanya menunjukkan dukungannya pada aktivitas pertambangan saat tampil berorasi di hadapan para pendemo di Cibinong, beberapa hari lalu.
Rudy Susmanto ternyata juga sempat melobi KDM agar segera membuka pertambangan di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang. Bahkan, Rudy Susmanto menjadi jembatan hendak mempertemukan KDM dengan para pengusaha tambang.
"Pak Bupati sudah melaksanakan tugasnya menyampaikan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Dan perjuangannya Pak Bupati sangat panjang, berusaha beberapa kali bertemu saya, kemudian mengajak saya bertemu dengan pengusaha," kata KDM.
Meski dibujuk Rudy Susmanto dan dijanjikan mau dipertemukan dengan pengusaha tambang, sikap KDM tidak goyah sama sekali. Dedi Mulyadi justru semakin bersemangat untuk menegakkan aturan.
"Untuk sementara ini saya tidak dulu memenuhi pertemuan itu, karena saya menjaga integritas saya. Bahwa seluruh keputusan dilakukan berdasarkan sistem. Nah, sistemnya lagi kita kelola," tegas KDM.
Sebagai pemimpin tertinggi di wilayah provinsi Jawa Barat, sikap Dedi Mulyadi tidak hanya mengakomodasi satu kepentingan saja, tapi berusaha mengakomodasi kepentingan semua pihak.
Terutama kepentingan masyarakat umum di wilayah Bogor Barat yang ingin lingkungan mereka jadi bersih,indah, tidak macet, jalanan tidak rusak lagi, dan tidak terjadi kecelakaan akibat truk pertambangan.
"Yang harus dipikirkan bukan yang hanya berguna pada sektor tambang. Yang dipikirkan adalah jalur Parung Panjang yang dilewati. Itu adalah masyarakat kita juga yang harus dilindungi agar nyaman ketika sekolah, agar nyaman berpergian ke kantor, agar nyaman ketika pergi ke rumah sakit, agar nyaman berdagang," papar KDM.
Dedi Mulyadi justru melihat potensi kerugian besar akan terjadi ketika tambang dipaksakan dibuka lagi disaat jalan khusus tambang belum selesai dibangun. KDM melihat kerugian besar akan dialami masyarakat di wilayah Bogor Barat.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
