
Suasana terkini di RSUD Bekasi mulai kondusif pasca-kecelakaan KA Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur (Royyan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Jumlah korban tewas akibat kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang. Hal itu setelah satu korban yang sempat dirawat di ICU RSUD Bekasi dinyatakan meninggal dunia.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, sebelumnya terdapat tiga korban dalam perawatan intensif. Namun satu di antaranya tidak tertolong.
“Yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi. Tapi mudah-mudahan bisa sembuh,” ujarnya usai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Rabu (29/4).
Direktur Utama RSUD Bekasi Ellya Niken Prastiwi mengungkapkan, saat ini rumah sakit masih merawat total 22 korban kecelakaan kereta. Dari jumlah tersebut, tiga pasien sempat dirawat di ICU dan telah menjalani operasi.
“Satu pasien baru datang ke IGD, sehingga total menjadi 22 orang. Yang di ICU ada tiga, namun satu baru saja meninggal dunia,” jelasnya.
Berikut daftar 16 korban meninggal dunia:
Rumah Sakit Polri Kramat Jati:
1. Tutik Anitasari (31), Cikarang Barat, Bekasi
2. Harum Anjasari (27), Cipayung, Jakarta Timur
3. Nur Alimantun Citra Lestari (19), Pasar Jambi

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
