
Nofiandi, masinis KA Argo Bromo Anggrek. (YouTube Trainspotter ID)
JawaPos.com - Insiden kecelakaan kereta yang melibatkan KRL Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam masih menyisakan tanda tanya besar. Di balik kepanikan yang terjadi, muncul dugaan adanya gangguan teknis pada sistem persinyalan.
Detik-detik mencekam tersebut sempat terekam dalam live streaming kanal YouTube "Trainspotter ID" yang kebetulan sedang berada di dalam KA Argo Bromo Anggrek saat tabrakan terjadi.
Dalam siaran langsung tersebut, terekam percakapan antara pihak pewawancara dengan Nofiandi, masinis KA Argo Bromo Anggrek.
Keanehan Sinyal Sebelum Tabrakan
Nofiandi mengungkapkan bahwa ia merasakan ada ketidakberesan pada sistem persinyalan sesaat sebelum insiden terjadi. Ia menepis adanya miskomunikasi antarpetugas dan lebih menyoroti potensi error pada sistem.
"Enggak enggak miskomunikasi. Kayaknya ini ada sinyalnya ada yang error," jelas Nofiandi saat berbincang dalam live streaming tersebut.
Ia juga menjelaskan mengenai keanehan perubahan warna sinyal yang seharusnya tidak terjadi. Menurutnya, Pusat Kendali (PK) Kereta Api sempat memberitahukan adanya KRL yang berhenti lantaran menabrak taksi Green SM. Namun, sebelum informasi diterima dengan utuh, sinyal kereta berubah menjadi merah.
"Dibilang (perubahan) mendadak sih enggak, cuman harusnya itu kan enggak bisa merah, soalnya dari Bekasi-nya hijau. Koneksi harusnya. Kalau hijau, sini maksimal kuning, nggak bisa merah," tambahnya.
Nofiandi pun mengonfirmasi bahwa saat insiden, kecepatan kereta cukup tinggi, menyentuh angka 110 km/jam sebelum akhirnya terjadi benturan.
"Kecepatannya lumayan. 110an (km/jam)," jelasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
