
Berbekal mesin las dan linggis, petugas melakukan pemotongan gerbong kereta ke beberapa bagian guna memudahkan proses evakuasi kereta. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Memasuki Selasa (28/4) malam, proses evakuasi pasca-insiden yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung. Tim teknis di lapangan masih terus mengupayakan mengevakuasi badan kereta yang terdampak.
Pantauan JawaPos.com di lokasi menunjukkan bahwa upaya evakuasi masih dilakukan di gerbong nomor 10 yang mengalami kerusakan cukup berat akibat insiden pada Senin (27/4) malam tersebut.
Petugas di lapangan memutuskan untuk melakukan pemotongan badan gerbong menjadi beberapa bagian. Berbekal mesin las dan linggis, petugas terlihat mencoba membelah gerbong tersebut.
Langkah ini diambil untuk memudahkan proses pengangkutan material gerbong keluar dari area rel, mengingat keterbatasan akses dan ruang di sekitar peron stasiun. Gerbong yang terbelah nantinya akan dibawa ke Depo Kereta.
Hingga laporan ini diturunkan, area peron dan jalur rel di sekitar titik insiden masih berada dalam pengawasan ketat petugas. Layanan KRL pun hanya akan berhenti sampai stasiun Bekasi.
Pengguna jasa transportasi kereta api diimbau untuk tetap memantau informasi resmi terkait jadwal keberangkatan dan potensi rekayasa lalu lintas kereta di lintas Bekasi yang mungkin terdampak akibat proses pembersihan jalur.
15 Orang Meninggal Dunia
Jumlah korban jiwa akibat tabrakan kereta stasiun Bekasi Timur yang terjadi semalam kini bertambah menjadi 15 orang.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turun langsung ke lokasi kejadian didampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan jajaran otoritas terkait.
AHY mengungkapkan, berdasarkan data terbaru per pukul 13.00 WIB, terdapat penambahan jumlah korban dari sebelumnya 14 orang menjadi 15 korban yang dinyatakan meninggal dunia. Sementara sebanyak 88 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
