Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 15.30 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL, Wali Kota Bekasi: Pemicunya Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Penampakan taksi tertemper kereta yang selanjutnya membuat KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Istimewa) - Image

Penampakan taksi tertemper kereta yang selanjutnya membuat KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Istimewa)

JawaPos.com - Sebanyak 59 korban dikabarkan telah dilarikan ke tiga rumah sakit akibat kecelakaan KRL Commuter Line dengan Kereta Api (KA) Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4). Jumlah korban itu berdasarkan informasi yang diterima Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa dini hari, (28/4).

"Jadi, posisi jam 01.00 ini, bertambah lagi jumlah pasien yang hadir di RSUD, ada 59 pasien, dan terus kita update yang kemudian berada di rumah sakit di Kota Bekasi," kata Tri Adhianto sebagaimana unggahan pada media sosial Instagram.

Ia merasa prihatin atas kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan kereta itu dipicu dari perlintasan kereta di wilayah Bulak Kapal yang tidak ada palang pintu. Hal itu mengakibatkan KRL Commuter Line menabrak sebuah mobil taksi listrik.

"Kejadian yang apa namanya, di luar dugaan lah, karena memang kan ada satu proses, dia tidak berdiri sendiri, kecelakaannya ada, ada pemicunya ya, ada diawali dengan memang perlintasan yang tidak ada palang pintu, penjaganya, kemudian juga menjadi tabrakan beruntun," ungkapnya.

Tri Adhianto menyatakan, dirinya pun diminta Wakil Ketua DPR RI untuk membuat surat dalam rangka percepatan pembangunan flyover di lokasi perlintasan kereta. Hal itu diharapkan akan memperlancar lalu lintas perjalanan kereta.

"Langkah progresif tadi sudah dilakukan Pak Dasco, hari ini besok pagi saya diminta untuk membuat surat, sehingga ada satu proses ya di dalam rangka membangun flyover yang ada di Bulak Kapal, walaupun memang sudah diinisiasi oleh Pak Gubernur, kita perbaikilah karena kalau itu flyover sudah dibangun, berati nanti Ampera pun sudah bisa ditutup ya, sehingga lalu lintasnya pun akan bisa lebih lancar, lebih aman, dan tentu ada satu kepastian pola perjalanan kereta pun tidak akan terganggu," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore