
Pawai Obor, salah satu rangkaian acara hari pertama “Syawal Unity” di SCBD Weekland – 19 Maret 2026 (reels akun @creativeventofficial)
JawaPos.com – Rangkaian acara perayaan Lebaran bertajuk “Syawal Unity – Lebaran di Jakarta” digelar mulai 19 Maret 2026. Berbagai kegiatan akan dipusatkan di area SCBD Park, SCBD Weekland, berada di antara Pacific Century Place (PCP), Equity Tower, dan Electronic City (ECI). Rangkaian acara ini akan digelar selama empat hari hingga 22 Maret 2026.
Kegiatan dalam event Syawal Unity akan dibuka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. Pengunjung dapat menikmati suasana sore hingga malam ditemani beragam hiburan. Seluruh rangkaian acara terbuka untuk umum tanpa biaya masuk.
Pada hari pertama pembukaan acara, pengunjung disuguhkan pawai takbiran serta Arakan Bali. Penampilan kedua festival ini juga bertepatan dengan Hari Suci Nyepi dan Malam Takbiran bagi umat muslim yang merayakan Idul Fitri pada 20 Maret 2026. Rampak bedug, gambang kromong, nasyid, hingga tari akulturasi beberapa budaya juga menjadi bagian dari pembukaan acara.
Memasuki hari kedua, semakin meriah pertunjukkan yang akan dihadirkan. Mulai dari Tari LED Indonesia, Tari Gema Takbir, serta pertunjukkan dari Manshur Angklung dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat yang datang berkunjung. Selain itu, pertujukkan Tanoura dan Dabke Dance akan turut meramaikan acara.
Pada hari ketiga acara akan terdapat beberapa pertunjukkan musik kolaboratif, seperti penampilan dari Nusantara Muslim Dance. Pada hari yang sama, pengunjung juga bisa menikmati kolaborasi darbuka dengan kolintang dan DJ. Berbagai tarian Timur Tengah seperti Dabke dan Tanoura kembali dihadirkan dengan konsep kolaborasi yang baru.
Rangkaian acara akan ditutup dengan kombinasi musik religi dan pertunjukkan budaya. Penampilan Dabke perkusi berkolaborasi dengan marawis, Tanoura dan Sufi, serta Dabke dan Muslim dance akan menjadi agenda utama. Sedangkan rampak bedug akan kembali dihadirkan menandakan berakhirnya rangkaian acara Syawal Unity di SCBD.
Selain acara hiburan, pengunjung dapat menikmati beragam kuliner Ramadhan dari tenant-tenant yang hadir di area acara. Berbagai makanan yang citranya melekat dengan bulan Ramadhan dan hari raya Lebaran dapat ditemui di sekitar area acara, SCBD Weekland. Bergeser sedikit dari lokasi acara, pengunjung juga bisa menemui bermacam tenant makanan di area bazar terpisah bernama “Pasar Ramadhan Gang Depan SCBD”.
Penyelenggara acara juga menyediakan program undian berhadiah bagi pengunjung. Dengan sejumlah minimal pembelian di tenant-tenant makanan tersebut, pengunjung berkesempatan untuk mendapat berbagai hadiah seperti peralatan rumah tangga, perabot elektronik, hingga sepeda listrik. Program ini tidak hanya menarik bagi pengunjung, tapi juga membantu melariskan dagangan UMKM yang hadir mengisi tenant-tenant bazar.
Perayaan Lebaran di SCBD ini bisa dikatakan hadir sebagai salah satu destinasi alternatif bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di Jakarta. Pasalnya, kawasan Bundaran HI telah dipersiapkan untuk menjadi pusat perayaan Lebaran di Jakarta yang mengusung konsep “Jakarta Immersive Festival”. Meskipun diselenggarakan pada waktu bersamaan, kedua acara ini menawarkan pengalaman perayaan Idul Fitri yang berbeda.
Di Bundaran HI, konsep utama acaranya adalah pertunjukkan immersive yang menawarkan pengalaman visual spektakuler. Pengunjung tidak hanya bisa berfoto dengan instalasi lampu, tapi juga melihat pertunjukkan laser hingga Flying LED pertama yang ada di Indonesia. Sedangkan rangkaian acara di SCBD menghadirkan pendekatan berbasis pertunjukkan budaya serta kolaborasi dari komunitas terkait.
Perbedaan konsep yang ditawarkan memberikan lebih banyak pilihan bagi warga untuk mengisi momen Lebaran-nya di Jakarta. Mulai dari hiburan ragam budaya, hingga instalasi modern pertama di Indonesia. Hal ini menunjukkan bagaimana Jakarta mampu menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
