
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin (kanan) bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebanyak 8 begal berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya pada Senin (18/5). Tim Pemburu Begal mengangkut para pelaku kejahatan jalanan itu dari beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Di antara para begal itu, 3 diantaranya merupakan komplotan penjambret Warga Negara Asing (WNA) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) beberapa waktu lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa begal-begal itu sempat terekam beraksi di beberapa titik. Selain Bundaran HI, mereka melakukan kejahatan di Patung Kuda, Kebon Jeruk, Cideng, dan Gandaria. Dia memastikan pelaku lain juga segera ditangkap.
”Beberapa TKP yang kemarin sempat viral, para pelakunya sebagian sudah kami lakukan penangkapan malam hari ini. Kemudian yang lainnya masih dalam pengejaran, juga saat ini Tim Pemburu Begal kami masih bekerja terus melakukan pengejaran,” kata dia kepada awak media.
Terhadap para begal yang sudah ditangkap, Polda Metro Jaya menerapkan Pasal 466, 471, 477, dan 479 KUHP. Sementara para pelaku yang masih buron dan terus dikejar, Iman mendapat informasi bahwa mereka memiliki dan menggunakan senjata api. Meski begitu, Polda Metro Jaya tidak akan mundur. Para begal itu tetap bakal ditangkap.
”Mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap oleh kami,” ucap perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak tersebut.
Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya sudah meminta keterangan dari beberapa begal yang sudah ditangkap. Termasuk komplotan yang beraksi di HI hingga viral di media sosial (medsos) karena menjambret seorang WNA. Berdasar pengakuan pelaku, mereka sudah ratusan kali beraksi.
”Di antara 8 pelaku yang kami lakukan penangkapan malam hari ini, 3 diantaranya adalah pelaku yang melakukan perampasan handphone di Bundaran HI. Yang bersangkutan tadi berdasarkan interview sementara dari 3 tersangka sudah melakukan 120 kejadian atau 120 TKP,” ujarnya.
Para pelaku juga mengakui bahwa mereka bukan pertama kali menjambret WNA. Dengan WMA yang viral di media sosial, total sudah 4 orang WNA mereka sasar. Usai viral, para begal itu kabur. Mereka ditangkap oleh polisi di beberapa titik di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar) dan Jakarta Utara (Jakut).
”Warga negara asing (yang disasar) ada yang dari Malaysia, kemudian Jerman, kemudian Tiongkok, sama Italia,” kata Iman.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
