Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 08.29 WIB

Jaga Kelancaran Arus Mudik Lebaran, Polri IngatkanKeselamatan adalah Tanggung Jawab Bersama

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Polri) - Image

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Polri)

JawaPos.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menekankan pentingnya keselamatan pemudik yang melakukan perjalanan. Oleh karena itu, petugas di lapangan akan bekerja maksimal dalam mengatur arus lalu lintas.

Hal itu disampaikan Agus saat meninjau Pos Terpadu KM 57, Karawang, Jawa Barat, Senin (16/3) malam. Agus akan memastika Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal. 

Jenderal Bintang Dua Polri ini menyampaikan,  kondisi arus lalu lintas terkendali, meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan. Pengaturan akan terus dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Operasi Ketupat tahun ini dikendalikan langsung oleh Kapolri untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan arus mudik dan arus balik berjalan dengan baik," kata Agus. 

Dari hasil pemantauan sementara, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta menuju jalur Trans Jawa hingga ke arah Banten dan penyeberangan menuju Sumatera menunjukkan peningkatan. Namun, sebagian besar masyarakat diperkirakan belum meninggalkan Jakarta.

"Dari proyeksi sekitar 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan menuju ke Trans Jawa, Jawa Barat, Cikupa, Banten hingga Sumatra, sekitar 28 persen diantaranya telah sudah meninggalkan Jakarta. Oleh sebab itu, kami masih mengelola hampir kurang lebih 72 persen lagi," imbuhnya.

Kakorlantas turut mengapresiasi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan yang memilih untuk beristirahat di Pos Terpadu di Rest Area KM 57. Ia memastikan secara langsung pergerakan kendaraan yang masuk hingga keluar dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah. 

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Pak Kapolda. Pak Kapolda ini selama operasi tidurnya di Pos ini. Ini untuk diketahui bersama," jelasnya.

Kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere serta Surat Keputusan Bersama dinilai membantu mendistribusikan pergerakan masyarakat, sehingga tidak menumpuk pada satu waktu. 

"Dengan adanya Work From Anywhere ini terurai keberangkatannya. Adanya kebijakan pemerintah yang tegas tentang SKB ini sangat strategis untuk bisa mengelola flow daripada arus lalu lintas," ucapnya.

Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya keselamatan pemudik selama melakukan perjalan. Sehingga, pemudik bisa berkumpul kembali dengan keluarga di kampung.

“Operasi Ketupat ini bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya operasi yang mengamankan arus mudik dan arus balik, tetapi negara, Polri, stakeholder hadir untuk memastikan bahwa rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan, Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi termasuk hiruk-pikuk di dalamnya itu harus aman. Aman di bidang Harkamtibmas dan aman di bidang Kamseltibcarlantas,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore