Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA. (Istimewa)
JawaPos.com - Genap berusia 107 tahun pada 1 Maret 2026, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Indonesia memasuki babak baru. Menghadapi risiko perkotaan yang kian kompleks, penguatan kapasitas SDM dan modernisasi peralatan kini menjadi prioritas utama demi menjamin keselamatan masyarakat.
Tugas Damkarmat saat ini sudah jauh melampaui urusan memadamkan api. Personel di lapangan kini menjadi garda terdepan dalam berbagai operasi penyelamatan non-kebakaran, mulai dari evakuasi bencana hingga penanganan hewan berbahaya.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA menegaskan, usia 107 tahun adalah refleksi panjang pengabdian kepada bangsa. Tema ‘Mengabdi Untuk Keselamatan Negeri’ menjadi pengingat bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
"Dalam suasana Ramadhan ini, semangat pengabdian tersebut semakin dimaknai sebagai ladang ibadah dan wujud kepedulian nyata kepada sesama," ujar Safrizal.
Untuk menunjang tugas yang kian berat, Safrizal menyoroti pentingnya pembaharuan teknologi dan kualitas personel di daerah. Hal ini krusial agar respon penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.
Menurut dia, penguatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi peralatan, serta peningkatan koordinasi lintas sektor menjadi agenda penting dalam memperkuat layanan penyelamatan di daerah. Pemerintah daerah juga didorong untuk terus meningkatkan dukungan anggaran dan sarana prasarana bagi satuan pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Meski hari jadinya jatuh pada 1 Maret, rangkaian acara puncak HUT Damkarmat ke-107 dijadwalkan akan berlangsung pada 30 April 2026 di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh jajaran Damkarmat di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sejalan dengan semangat pengabdian tanpa batas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
