Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 03.05 WIB

Kebakaran Hebat di Tambora: Gedung Konveksi Ambruk, 29 Rumah Warga Hangus Terbakar

Petugas padamkan api gedung konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat (13/3) dini hari. (Istimewa) - Image

Petugas padamkan api gedung konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat (13/3) dini hari. (Istimewa)

JawaPos.com - Kawasan padat penduduk di Tambora kembali dilanda musibah. Sebuah gedung konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat (13/3) dini hari.

Tak hanya menghanguskan material tekstil, bangunan besar tersebut ambruk dan merembet ke pemukiman warga. Akibatnya, puluhan rumah warga ikut rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.

Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 02.30 WIB saat warga sekitar tengah beraktivitas di malam hari. Api pertama kali terlihat dari bagian dalam gedung konveksi.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, menjelaskan awal mula api muncul. Sekitar pukul 02.30 WIB, warga yang sedang bermain karambol di sekitar lokasi melihat karyawan konveksi berlarian keluar. 

"Mereka meminta pertolongan untuk mencoba memadamkan api yang membakar mesin konveksi di lantai 1," ujar Suheri saat dikonfirmasi, Jumat (13/3).

Sayangnya, upaya pemadaman mandiri oleh warga tidak membuahkan hasil. Material kain yang mudah terbakar membuat api menjalar dengan sangat cepat ke seluruh penjuru gedung.

"Api tidak bisa dipadamkan oleh karyawan dan justru semakin membesar. Api dengan cepat merambat naik hingga ke lantai 3 melalui jalur pendistribusian kain antar lantai," jelas Suheri.

Gedung Ambruk Menimpa Pemukiman

Suhu panas yang ekstrem membuat struktur gedung empat lantai itu tidak stabil. Di tengah kobaran api, bangunan konveksi tersebut akhirnya runtuh dan menimpa rumah-rumah di sekelilingnya.

"Gedung konveksi awalnya terbakar, kemudian bangunan runtuh lalu api menyambar rumah warga di sekitarnya. Total ada 29 rumah warga yang terdampak," lanjut Suheri.

Sebanyak 31 unit mobil pemadam dengan 155 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas butuh waktu hingga enam jam untuk menjinakkan api yang membara sejak dini hari tersebut.

Area seluas 1.000 meter persegi hangus tak tersisa. Berdasarkan data terbaru, ratusan jiwa kini terpaksa mengungsi.

"Total ada 58 Kepala Keluarga (KK) dan 213 jiwa warga yang bermukim di sekitar lokasi konveksi ikut terdampak. Rinciannya, di RT 10 ada 32 KK dengan 134 jiwa, dan di RT 11 ada 26 KK dengan 79 jiwa," jelas Suheri.

Hingga Jumat siang, petugas masih terus melakukan proses pendinginan. Hal ini dilakukan karena masih banyak titik api tersembunyi di balik reruntuhan bangunan.

"Sampai pukul pukul 12.30 WIB siang, petugas dari Grup Cepu kembali melakukan penuntasan ke lokasi, pendinginan karena masih terlihat asap putih yang mengepul di balik timbunan reruntuhan tembok rumah," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore