Mobil melawan arus di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Instagram @jabodetabek24info)
JawaPos.com - Kasus pengemudi mobil Calya yang nekat kabur dari pemeriksaan kepolisian hingga melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, memasuki babak baru. Pihak kepolisian akan memanggil pemilik asli kendaraan tersebut yang ternyata adalah kakak dari pelaku.
Langkah ini diambil setelah polisi mengamankan pengemudi bernama Hafiz Mahendra yang sempat memicu kemarahan warga, Rabu (25/2) kemarin.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menuturkan, pemanggilan ini bertujuan untuk memperjelas status kendaraan dan barang-barang mencurigakan yang ditemukan di dalamnya.
"Ada beberapa hal yang akan didalami. Yang pertama adalah pemilik mobil Calya yakni kakak dari pengemudi tersebut," ujar Roby dikutip Jumat (26/2).
Misteri Senjata Tajam dan Senpi Mainan
Selain aksi nekat melawan arus, polisi fokus mendalami temuan benda berbahaya di dalam mobil minibus hitam tersebut. Pasalnya, petugas menemukan senjata tajam dan senjata api mainan yang hingga kini alasannya belum jelas.
Keterangan Hafiz yang berubah-ubah menjadi kendala bagi penyidik dalam mengungkap motif sebenarnya.
"Untuk senpi mainan dan senjata tajam masih kita dalami, karena pengemudi memberikan keterangan berbelit, ditambah itu bukan mobil miliknya sendiri," ucap Roby.
Temuan Empat Plat Nomor Palsu
Kejanggalan tidak berhenti di situ. Petugas menemukan sedikitnya empat plat nomor kendaraan (nopol) berbeda di dalam mobil. Saat kejadian, Hafiz menggunakan plat D, padahal mobil tersebut terdaftar sebagai kendaraan asal Jakarta.
Meski begitu, polisi memberikan sedikit titik terang terkait status kendaraan tersebut.
"Kita masih mengumpulkan keterangan terkait plat mobil, namun dapat dipastikan pengemudi ini bukan komplotan pencuri mobil," tegas perwira berpangkat melati dua ini.
Motif Melawan Arus dan KTP Palsu
Penyidikan kini merembet ke aspek identitas pelaku. Selain motivasi nekat melawan arus yang membahayakan pengguna jalan lain, polisi juga mengusut dugaan kepemilikan KTP palsu oleh Hafiz.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
