Petugas gabungan Pemkot Jakarta Pusat menertibkan sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di Kawasan Pasar Tanah Abang, Senin (23/2). (Istimewa)
.JawaPos.com-Petugas gabungan kembali menertibkan sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Pasar Tanah Abang yang nekat memakan trotoar hingga bahu jalan pada Senin (23/2).
Langkah ini diambil guna mengurai kemacetan parah yang kerap menghantui pusat grosir terbesar di Asia Tenggara tersebut, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin turun langsung memantau proses penertiban tersebut. Ia menegaskan bahwa trotoar harus kembali ke fungsi asalnya, yakni untuk pejalan kaki, bukan tempat berjualan.
"Tadi saya pantau dan liat langsung bahwa pedagang bukan hanya mengokupasi trotoar tapi bahu jalan juga. Hari ini kita rapihkan kembali sesuai fungsinya," tegas Arifin di kawasan Pasar Tanah Abang, Senin (23/2).
Arifin menambahkan, penataan ini krusial agar kendaraan yang melintas tidak terhambat oleh lapak-lapak yang meluber ke jalan raya.
Persiapan Lonjakan Pengunjung Jelang Lebaran
Sudah menjadi rahasia umum bahwa daya tarik Tanah Abang akan meningkat drastis mendekati Idul Fitri. Untuk itu, penataan akan terus dilakukan guna memastikan kenyamanan pengunjung.
"Kita tahu bersama kawasan Pasar Tanah abang dibulan Ramadhan hingga jelang Idul Fitri selalu ramai didatangi pengunjung dan masih menjadi magnet. Oleh karena itu kita ingin mewujudkan kawasan Tanah Abang lebih tertib, teratur," ungkap Arifin.
Untuk memastikan pedagang tidak kembali "kucing-kucingan", pengawasan ketat akan dilakukan secara berkelanjutan. Arifin meminta kesadaran kolektif dari pedagang dan koordinasi lintas instansi, mulai dari Satpol PP hingga TNI/Polri.
"Langkah ini agar kawasan Pasar Tanah Abang ke depannya lebih baik lagi," ucapnya.
Tak tanggung-tanggung, ratusan personel dikerahkan untuk menjaga area ini dari PKL nakal dan parkir liar.
"Dalam setiap harinya petugas akan ditempatkan untuk menjaga kawasan Tanah Abang. Dishub ada 40 petugas, dan Satpol PP ada 70 petugas dalam menjaga ketertiban umum," imbuh Arifin. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
