Pembeli memilah buah kolang-kaling yang di jual di pasar Palmerah, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos
JawaPos.com - Wajah kawasan Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, dipastikan bakal berubah total tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat tengah bersiap melakukan revitalisasi besar-besaran, mulai dari perbaikan trotoar hingga penataan pedagang.
Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas di area sibuk tersebut.
Fokus utama penataan kali ini adalah memperbaiki akses pejalan kaki. Saat ini, kondisi infrastruktur di jalur tersebut dinilai sudah tidak layak dan banyak mengalami kerusakan.
"Trotoar di kawasan Pasar Palmerah akan direvitalisasi untuk memberikan kenyamanan pejalan kaki," ujar Walikota Jakarta Pusat, Arifin dikutip Jumat (27/2).
Area yang akan dipermak meliputi jalur dari turunan Slipi hingga menuju pasar tradisional Palmerah, Kecamatan Tanah Abang. Arifin mengakui bahwa kondisi trotoar di sepanjang jalur tersebut memang sudah memprihatinkan.
"Tahun ini, dipastikan trotoar di kawasan Pasar Palmerah diperbaiki oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta," ungkapnya.
Penataan PKL dan Opsi Relokasi
Tak hanya soal infrastruktur fisik, Pemkot juga memberikan perhatian serius pada keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap memadati trotoar. Pihak kecamatan dan kelurahan saat ini tengah melakukan pendataan intensif agar penataan berjalan kondusif.
"Kami juga telah menyiapkan opsi relokasi pedagang untuk mengisi kios kosong di dalam Pasar Palmerah dan Pasar Pisang," jelas Arifin.
Senada dengan Walikota, Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami, mengonfirmasi bahwa proses pemetaan di lapangan sedang berlangsung. Selain trotoar, sistem drainase di area tersebut juga masuk dalam agenda perbaikan.
"Masih kita data jumlah pedagangnya. Disana nanti akan ada revitalisasi trotoar, perbaikan saluran," ucap Dwiarti.
Dengan adanya perbaikan saluran dan trotoar ini, diharapkan kawasan Pasar Palmerah tidak lagi semrawut dan lebih ramah bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
