
Rangkaian KRL melintas pelan di jalur perlintasan kereta di Jalan R.E. Martadinata, Jakarta.
JawaPos.com – Gangguan prasarana tiang Listrik Aliran Atas (LAA) di lintas Stasiun Maja–Stasiun Tigaraksa membuat KAI Commuter melakukan rekayasa operasi pada perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang, Kamis (22/1). Hingga siang hari, tercatat sebanyak 19 perjalanan terdampak dan harus menyesuaikan pola operasional.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa rekayasa dilakukan secara dinamis sesuai kondisi di lapangan. Rekayasa operasi tersebut dilakukan untuk menekan keterlambatan yang lebih luas serta menjaga layanan kepada pengguna tetap berjalan di tengah kendala prasarana.
“Hingga pukul 12.00 WIB, kami telah melakukan rekayasa pola operasi pada 19 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung serta melakukan satu pembatalan perjalanan pada lintas tersebut,” ujar Karina Amanda saat dikonfirmasi, Kamis (22/1).
Sebagai bagian dari rekayasa operasi, sejumlah rangkaian Commuter Line Rangkasbitung hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Tigaraksa.
Selanjutnya, rangkaian tersebut langsung kembali menuju Stasiun Tanah Abang. Langkah ini diambil untuk mengurangi antrean perjalanan dan meminimalkan dampak keterlambatan di lintas padat.
Untuk menjaga keselamatan dan keamanan operasional, perjalanan KRL di lintas Stasiun Maja–Stasiun Tigaraksa masih diberlakukan satu jalur dengan pembatasan kecepatan, termasuk di sekitar lokasi gangguan LAA.
Di sisi layanan, KAI Commuter memastikan informasi kepada pengguna terus disampaikan secara aktif melalui petugas di stasiun dan di dalam kereta. Pengguna juga diimbau memantau informasi perjalanan melalui aplikasi C-Access serta kanal resmi Commuter Line.
“KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat rekayasa operasi ini. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami, dan kami berharap pengguna dapat mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama,” tutup Karina.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
