
Khairun Nisa perempuan cantik nyamar jadi pramugari Batik Air. (TikTok @pesonamuba).
JawaPos.com - Kasus penyamaran pramugari gadungan Batik Air yang sempat menghebohkan publik kini memasuki babak baru.
Fakta yang terungkap dari kepolisian menyebutkan bahwa Khairun Nisa atau Nisya bukan semata-mata pelaku, melainkan korban penipuan bermodus janji palsu menjadi pramugari.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang menerima laporan terkait insiden tersebut langsung bergerak cepat.
Nisya diamankan dan menjalani pemeriksaan setelah ditegur kru kabin Batik Air dalam penerbangan Palembang–Jakarta.
Kecurigaan awal muncul bukan karena tingkah mencolok, melainkan detail yang luput dari mata awam.
Warna dan corak rok yang dikenakan Nisya ternyata berbeda dari standar seragam resmi pramugari Batik Air.
“Yang bersangkutan ditegur oleh cabin crew karena terdapat perbedaan corak rok pramugari,” ujar Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Aviation Security (Avsec). Usai seluruh penumpang turun, Nisya dibawa ke kantor Polresta Bandara Soetta untuk penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan mendalam, polisi menemukan fakta yang mengubah cara pandang publik terhadap sosok Nisya.
Perempuan asal Palembang itu diketahui datang ke Jakarta dengan izin orang tuanya untuk mendaftar sebagai pramugari.
Namun di Ibu Kota, Nisya justru bertemu seseorang yang menjanjikan jalan pintas masuk maskapai dengan syarat membayar sejumlah uang.
“Korban diminta uang sebesar Rp 30 juta oleh seseorang yang menjanjikan bisa memasukkan jadi pramugari. Setelah uang diberikan, pelaku tidak bisa dihubungi lagi,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono.
Alih-alih mengenakan seragam resmi, Nisya justru terjebak dalam jerat penipuan berkedok rekrutmen kerja.
Rasa malu menjadi titik balik yang mengantar Nisya pada keputusan keliru. Tak ingin mengecewakan ibunya yang telah mendukung proses tersebut, ia memilih berpura-pura telah diterima bekerja sebagai pramugari.
Penyamaran itu bahkan diperkuat lewat unggahan di media sosial. Foto-foto mengenakan seragam pramugari sengaja diunggah agar keluarga percaya bahwa impian tersebut telah terwujud.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
