
Mobil mewah Lexus dengan plat nomor RI 25 diduga menyerobot antrean di Gerbang Tol Cilandak, Jakarta Selatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh aksi sebuah mobil mewah Lexus putih yang diduga menyerobot antrean di Gerbang Tol Cilandak. Video yang diunggah akun Instagram @62dailydose tersebut viral lantaran mobil tersebut menggunakan plat nomor RI 25.
"Viral mobil menteri kebudayaan tidak budayakan antri," tulis keterangan dalam video tersebut.
Akun itu juga menambahkan, "Diduga mobil milik Menteri Kebudayaan main potong pemobil lain," katanya.
Polisi Tunggu Konfirmasi Keaslian Plat RI 25
Merespons video viral tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kini tengah melakukan penelusuran. Pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah kendaraan tersebut benar-benar milik instansi pemerintah atau bukan.
"Untuk peristiwa tersebut kita masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait benar tidaknya kendaraan tersebut itu milik atau dikuasai instansi tersebut," ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono Vernandie, Jumat (2/12).
Dhanar menjelaskan, pihaknya telah memonitor kendaraan yang menggunakan kode registrasi RI tersebut. Namun, validitas plat nomor itu masih dipertanyakan.
"Terkait NRKB STNK/TNKB yang terpasang di mobil mewah Lexus dengan kode registrasi RI 25 palsu atau asli dapat dikonfirmasi ke instansi terkait apakah memiliki kendaraan tersebut," tegasnya.
Meski Gerbang Tol Cilandak Utama 2 saat ini tidak lagi melayani transaksi pembayaran tunai, Dhanar menekankan bahwa aturan tertib lalu lintas tetap berlaku. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang mengalami penyempitan.
"Dengan demikian melihat situasi yang sekarang, maka kendaraan yang keluar dari Tol Depok-Antasari sudah ada lajur ketika melintas gardu tol tersebut, dengan demikian perilaku pengemudi adalah tidak tertib," ujar Dhanar.
Ia menyayangkan aksi menyerobot tersebut karena dapat membahayakan pengguna jalan lain. "Semestinya, setiap kendaraan mengikuti antrean yang teratur tidak menyerobot kendaraan lain karena situasi jalan yang sempit ketika melintas gardu tol tersebut," tambahnya.
Dhanar mengatakan, saat ini penindakan pelanggaran lalu lintas dijalan tol dibatasi pelanggaran yang memiliki potensi kecelakaan maupun terindikasi tindak pidana.
"Selain itu kita berikan himbauan saja," ungkapnya.
Selain soal keaslian plat nomor, polisi juga menemukan kejanggalan terkait waktu kejadian. Narasi yang beredar menyebutkan peristiwa terjadi pada Senin (29/12/2025), namun hasil pengecekan digital berkata lain.
Dhanar menyebutkan narasi bahwa kejadian terjadi pada Senin (29/12/2025) adalah tidak benar karena pemeriksaan CCTV di tanggal tersebut tidak ditemukan adanya kepadatan lalu lintas dan tidak ditemukan kendaraan yang ada di video tersebut.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
