
Kemacetan di dalam tol
JawaPos.com - Meski belum ada peningkatan volume arus balik kendaraan dari luar Jakarta dan sekitarnya, Polda Metro Jaya memprediksi arus balik libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) mulai tampak malam nanti (2/1). Untuk itu, 4 pos dalam kota sudah disiagakan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyampaikan bahwa sampai siang ini pihaknya belum melihat adanya peningkatan arus kendaraan menuju Jakarta. Dia menyebut, traffic counting masih imbang antara kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta. Menurut dia, itu terjadi karena libur masih berlangsung.
”Sampai dengan saat ini belum terlihat ada peningkatan volume arus balik ke arah Jakarta. Diperkirakan nanti malam dan puncak arus balik besok (Sabtu),” ungkap dia saat dihubungi oleh awak media.
Berkaitan dengan pos dalam tol yang sudah disiagakan, Komarudin menyatakan bahwa pos tersebut tersebar di beberapa lokasi. Mulai jalur masuk Jakarta sampai ke tengah kota. Yakni Pos Cikunir, Halim, Tegal Parang, dan Semanggi. Para petugas di lokasi tersebut sudah bersiaga menyambut arus balik.
”Kami siagakan dan menambah 4 pos dalam tol, termasuk rencana rekayasa di Cikunir, Halim, Tegal Parang, dan Semanggi,” terang dia.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa sebanyak 2,8 juta kendaraan bakal bergerak kembali ke Jakarta pada 3 dan 4 Januari. Baik kendaraan yang bergerak dari Sumatera maupun dari arah Jalan Tol Trans Jawa. Pergeseran puncak arus balik itu dipengaruhi oleh kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan oleh pemerintah.
”Dengan adanya kebijakan WFA, terjadi pergeseran arus balik. Yang semula direncanakan pada 2 Januari, kemungkinan bergeser ke 4 Januari,” kata Agus kepada awak media pada Sabtu (27/12).
Guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik tersebut, Korlantas Polri akan melakukan penebalan personel, khususnya pada sejumlah titik strategis. Penembalan dilakukan agar pergerakan 2,8 juta kendaraan menuju Jakarta lancar dan terkendali. Sehingga tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas, termasuk di titik rawan.
”Oleh sebab itu, kami melakukan penebalan personel. Proyeksi arus balik mencapai 2,8 juta kendaraan, sehingga harus dipersiapkan dengan matang,” ucap Agus.
Jenderal bintang dua Polri itu memastikan bahwa pihaknya akan mengantisipasi pergerakan kendaraan dari Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Sumatera. Agus ingin setiap potensi pergerakan kendaraan harus dikelola dengan baik.
”Pada arus balik nanti, semua pergerakan akan menuju Jakarta, baik dari Trans Jawa maupun dari Sumatera. Ini harus kita kelola bersama,” pintanya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
